Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Diduga Sembunyikan Kematian Puluhan Pekerja Tambang China, 28 Orang Ditangkap

SENIN, 31 JULI 2023 | 16:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sedikitnya 28 orang ditangkap karena menutup-nutupi kematian 43 pekerja tambang Jingcheng China di daerah Daixian.

Mengutip China Newsweek pada Senin (31/7), penangkapan itu dilakukan setelah sebuah laporan menyebut perusahaan tambang Jingcheng sudah tidak melaporkan kematian karyawan akibat kecelakaan kerja antara tahun 2007 dan 2022.

Selama proses penyelidikan, diketahui bahwa Jingcheng dengan sengaja menyembunyikan informasi tentang kecelakaan fatal yang dialami pekerjanya.


Mereka juga dilaporkan memanipulasi keluarga almarhum penambang dalam negosiasi agar tidak menempuh jalur hukum yang akan menyulitkan perusahaan.

"Pejabat perusahaan menggunakan paksaan dan intimidasi agar keluarga korban mau menerima kompensasi dan menandatangani perjanjian kerahasiaan," ungkap laporan tersebut.

Hasil penyelidikan juga berhasil mengungkap kesalahan Jingcheng yang lain. Mereka disebut telah gagal mengawasi operasi produksi secara memadai dan tidak mematuhi persyaratan keselamatan kerja.

Tahun lalu, pengawas Jingcheng Mining, Wang dicurigai mengatur operasi penambangan secara ilegal tanpa inspeksi keselamatan yang tepat atau prosedur yang sah dengan kedok pembersihan.

Proyek Wang kemudian disubkontrakkan ke beberapa tim konstruksi, tetapi tidak ada yang memiliki kualifikasi yang sesuai standar perusahaan.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya