Berita

Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) dan Pelantikan Pimpinan Pusat (PP) Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) masa bakti 2022-2027, di Graha Unesa, Surabaya, Jawa Timur/Ist

Politik

PPP Komitmen Kuatkan Peran Perempuan di Panggung Politik

SENIN, 31 JULI 2023 | 11:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) diminta untuk meningkatkan perjuangan menghadapi Pemilu 2024. Perjuangan tersebut bukan hanya untuk mengembalikan kejayaan partai, namun juga untuk kepentingan rakyat.

Demikian disampaikan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PPP, Sandiaga Salahuddin Uno, dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) dan Pelantikan Pimpinan Pusat (PP) Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) masa bakti 2022-2027, di Graha Unesa, Surabaya, Jawa Timur.

"Saya optimis, momen ini menjadi pendorong bagi kami di DPP PPP mewujudkan peran perempuan yang semakin kuat dalam berpolitik dan berpengaruh pada percepatan pembangunan," kata Sandi lewat keterangan tertulisnya, Senin (31/7).


Pada acara itu, Sandiaga Uno juga menyampaikan rasa gembira setelah sang istri Nur Asia Uno bergabung ke dalam badan otonom (banom) WPP.

“Saya senang, paling tidak bisa turun bersama-sama. Karena beliau komitmen, sejak dulu keluarga besarnya juga PPP,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono optimistis merebut suara perempuan pada Pemilu 2024.

Muhamad Mardiono mengatakan, dia telah memberikan WPP kepercayaan penuh sekaligus penugasan untuk menjadi ujung tombak lintas sektor, dalam menyampaikan program kerja PPP.

Begitu juga, dia meminta WPP untuk bersama-sama mensosialisasikan calon presiden (capres) Ganjar Pranowo dan bakal calon wakil presiden (bacawapres) Sandiaga Uno.

“Kami beri penugasan kepada WPP se-Indonesia untuk menjadi ujung tombak lintas sektor, seluruh elemen masyarakat guna menyampaikan proker PPP dalam rangka menyukseskan Pemilu 2024,” pungkasnya.

PPP menargetkan bisa naik kelas pada pemilihan umum 2024. Saat ini PPP berada di papan bawah dengan raihan 19 kursi di DPR RI.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya