Berita

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto/Net

Publika

Prabowo dan Pemulihan Kebangsaan Pancasila

OLEH: ADIAN RADIATUS
MINGGU, 30 JULI 2023 | 00:21 WIB

HAL paling mendasar ketika Prabowo Subianto dapat memenangkan pencapresannya pada 2024 adalah menelisik segala kemunduran di luar sistem pembangunan fisik dan admistrasi yang terjadi selama dua periode terakhir kepemimpinan presiden ketujuh. Yaitu sifat atau karakter nasional kebangsaan kaum birokrasi dari ketiga sistem kenegaraan kita, eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

Mau tidak mau, meski pahit terasa, dan getir untuk diucapkan, keadaan kekuatan kebangsaan kita saat ini seperti tiada rasa tiada karsa, namun sebutan itu eksis dalam banyak pidato birokratif.

Kita bisa saksikan bagaimana penempatan kekuatan kebangsaan rapuh saat demikian banyak warna ketidakadilan sikap dan perilaku dari tiga pilar lembaga negara tersebut terhadap rakyat kebanyakan.


Ketimpangan penanganan koruptif di berbagai kasus dan tak terbatas di ruang pengadilan hukum, tetapi juga bagaimana hal itu bisa tercermin dalam moralitas dan integritas kelembagaan secara keseluruhan.

Bertahun-tahun suguhan adu lomba kekayaan di kalangan strata elite politik maupun birokrat seakan menjadi bagian budaya baru yang dilegitimasi secara tanpa sadar akibat ketidakberdayaan sistem sosial politik hukum yang semestinya menjadi payung kekuatan jiwa kebangsaan.

Negara-negara yang kuat berwibawa dan terhormat adalah yang menerapkan zero corruption bukannya negara di mana pemerintahannya banyak terlihat mengumbar ketidakadilan. Namun seakan tidak ada ketimpangan, itu yang salah satunya tercermin dari besaran tingkat koruptif yang hadir berperilaku secara masif akibat jiwa kebangsaan memudar tanpa disadari.

Indonesia sebagai negara besar dengan modal moral budaya etika yang sangat tinggi, perlu melakukan langkah pemulihan kebangsaan Pancasila.

Di mana salah satunya adalah penerapan nation character building yang penting untuk diluncurkan kembali secara masif dan besar-besaran, khususnya dalam sistem praktik ketatanegaraan penyelenggaraan pemerintahan yang berwibawa dan terhormat.

Dan tugas pemulihan ini yang terlihat paling mumpuni di antara calon yang tersedia di tengah rakyat saat ini adalah Prabowo Subianto yang memiliki latar belakang untuk itu.

Penulis adalah pemerhati sosial dan politik

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya