Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Parlemen Rusia Setujui Peningkatan Usia Wajib Militer

SELASA, 25 JULI 2023 | 22:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

  Majelis rendah parlemen Rusia telah menyetujui untuk menaikkan usia maksimum wajib militer bagi pria dari 27 tahun menjadi 30 tahun, pada Selasa (25/7).

Undang-undang baru yang disetujui akan berlaku mulai 1 Januari mendatang, yang menuntut laki-laki untuk menjalani dinas militer selama satu tahun antara usia 18 dan 30 tahun.

Keputusan ini diambil sebagai bagian dari rencana ambisius Rusia untuk meningkatkan jumlah personel tempur profesional dan wajib militer hingga lebih dari 30 persen mencapai angka 1,5 juta.


Selain itu, seperti dimuat Reuters, undang-undang baru ini juga melarang laki-laki meninggalkan Rusia sejak hari mereka dipanggil ke kantor wajib militer. 
Pada bulan April, undang-undang sebelumnya yang memungkinkan panggilan wajib militer dilakukan secara online juga telah disahkan.
Selain perubahan dalam wajib militer, undang-undang yang disahkan juga memberi kekuatan kepada gubernur Rusia untuk membentuk unit paramiliter regional selama periode mobilisasi atau darurat militer.

Unit-unit tersebut akan didanai dan dipersenjatai oleh negara serta diberi hak untuk menembak jatuh drone, melawan kelompok sabotase musuh, dan melakukan operasi kontra-teroris.

Mantan jenderal yang mengepalai komite pertahanan majelis rendah, Duma Negara, Andrei Kartapolov, menyatakan bahwa perubahan ini akan meresmikan pembentukan milisi.

Isu ini menjadi penting setelah pemberontakan bersenjata yang gagal beberapa waktu lalu oleh pasukan tentara bayaran Wagner pimpinan Yevgeny Prigozhin.

Para anggota parlemen menyambut langkah tersebut, meskipun keputusan ini juga menimbulkan perdebatan di masyarakat Rusia tentang konsekuensi dan implikasi dari perubahan ini terhadap ketahanan militer dan keamanan negara, serta kekhawatiran masyarakat bahwa mereka akan dikirim ke medan perang.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya