Berita

Cecilia Dapaah/Net

Dunia

Gara-gara Laporkan Kehilangan Uang, Mantan Menteri Ghana Ketahuan Korupsi

SELASA, 25 JULI 2023 | 06:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kantor Kejaksaan Khusus (OSP) Ghana menangkap mantan Menteri Sanitasi dan Sumber Daya, Cecilia Dapaah, sepekan setelah  ia melaporkan pencurian uang tunai 1 juta dolar AS (sekitar 15 miliar rupiah) dari rumahnya.

Menurut OSP, mantan Dapaah ditempatkan di bawah tahanan rumah sejak Minggu (22/7) atas dugaan korupsi dan pelanggaran terkait korupsi.

"Nyonya Dapaah sedang diperiksa oleh Pejabat berwenang OSP," bunyi pernyataan itu, seperti dikutip dari Africa News, Senin (24/7).


Dapaah telah membantah melakukan korupsi. Namun, kasus itu menyedot banyak perhatian dengan banyak warga dan oposisi serta pegiat antikorupsi mempertanyakan mengapa seorang menteri memiliki uang tunai dalam jumlah besar di rumahnya di tengah krisis ekonomi di negara itu.

Akibat tuduhan itu, Dapaah mengundurkan diri. Presiden Nana Akufo-Addo menerima pengunduran dirinya pada Sabtu menyusul protes publik.

Menurut laporan media lokal, uang itu terungkap setelah Dapaah menuduh dua staf rumah tangganya mencuri uang tunai 1 juta dolar AS, bersama dengan 300.000 euro dan beberapa juta Cedi Ghana, serta beberapa barang pribadi.

Kemudian Dapaah melaporkan hal itu kepada polisi. Dari situlah kehebohan muncul dengan pertanyaan dari mana dapaah memiliki uang tersebut disusul dengan penyelidikan terhadapnya.

Dapaah yang membantah tuduhan itu mengatakan bahwa uang tersebut bukan dari hasil korupsi. Ia juga bersedia bekerja sama sepenuhnya dengan semua lembaga negara untuk mencari fakta atas kasus yang membelitnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya