Berita

Presiden Joko Widodo/Ist

Politik

LBP, Bahlil, dan Budi Arie Digunakan Jokowi Kondisikan Golkar dan PAN Merapat ke PDIP

SENIN, 24 JULI 2023 | 20:57 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengkondisian Pilpres 2024 disinyalir tengah dilakukan Presiden Joko Widodo melalui tangan para pembantunya di pemerintahan. Hal ini dilakukan untuk memastikan Partai Golkar masuk barisan koalisi PDI Perjuangan.

Pengamat politik Citra Institute, Efriza menuturkan, Jokowi menggunakan 3 menteri dalam menekan Golkar agar tidak keluar barisan rezim. Mengingat belakangan ada isu partai beringin akan merapat ke Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

"Pemerintah saat ini ingin menggagalkan Airlangga memilih KPP. Penguasa politik saat ini sepertinya mengharapkan Golkar bergabung kepada kubu PDIP-PPP," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (24/7).


Dia menjelaskan, tiga menteri yang ditugaskan Jokowi menekan Golkar adalah Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, dan Menkominfo Budi Arie Setiadi.

"Ini menunjukkan penguasa politik saat ini terganggu oleh gerak politik Airlangga Hartarto yang (dianggap) semakin menyimpang, mencoba menjadi Cawapres dari barisan KPP," sambung Efriza.

Lebih dari itu, Jokowi juga dinilai sedang mengkondisikan dukungan partai koalisi pemerintahannya ke PDIP secara maksimal.

"Bergabungnya Partai Golkar juga agar dapat turut mengiring PAN mengikuti jejak mereka, bergabung bersama PDIP-PPP. Sehingga KIB tetap ada," tutup Efriza.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya