Berita

BTN Mobile merilis fitur terbarunya, Menu Instan/Quick Access, untuk menjawab kebutuhan nasabah/Ist

Bisnis

BTN Mobile Makin Lengkap dengan Fitur Menu Instan

SENIN, 24 JULI 2023 | 17:26 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Seiring dengan makin pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, terutama di sektor perbankan digital, Bank BTN terus berinovasi dalam memberikan layanan yang lebih adaptif dengan kebutuhan nasabah. Khususnya nasabah Bank BTN yang membutuhkan transaksi cepat.  

Kini BTN Mobile telah merilis fitur terbarunya, yaitu Menu Instan/Quick Access untuk menjawab kebutuhan dan meningkatkan pengalaman serta kenyamanan nasabah dalam bertransaksi.

Menu Instan/Quick Access di BTN Mobile merupakan solusi bagi nasabah yang mengedepankan kemudahan dan kecepatan dalam bertransaksi.

“Fitur ini mempersingkat proses transaksi nasabah, sehingga ke depannya dapat bertransaksi dengan lebih mudah, cepat, simpel, dan tetap. Dengan fitur Menu Instan/Quick Access, tahapan atau urutan langkah transaksi dapat berkurang jauh hingga 50 persen (dibandingkan dengan ketika transaksi dilakukan tanpa menggunakan fitur Quick Access), dan aman,” ujar Direktur IT & Digital BTN, Andi Nirwoto, di Jakarta, Senin (24/7).

“Dengan tetap mengedepankan sisi keamanan bertransaksi, nasabah perlu mengaktifkan Menu Instan ini terlebih dahulu sebelum dapat menggunakan. Ditambah lagi untuk setiap tujuan transaksinya juga telah dilakukan penjagaan agar tetap memberikan rasa aman dan nyaman bagi nasabah saat menggunakan,” sambung Andi.  

Melalui fitur Quick Access di BTN Mobile, seluruh transaksi favorit yang telah didaftarkan sebelumnya, dapat diakses secara instan, karena tampil di halaman muka BTN Mobile. Fitur ini dapat diatur langsung oleh nasabah, dan menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan BTN Mobile.

Untuk fitur Menu Instan/Quick Access, jenis layanan yang dapat ditautkan di antaranya transaksi pembayaran melalui QRIS, transaksi tarik tunai tanpa kartu (cardless withdrawal), transaksi transfer online antarbank serta transaksi pembelian. Yaitu transaksi top up e-wallet dan top up e-money, serta transaksi pembelian pulsa, paket data dan listrik.

Kehadiran menu instan ini, Andi menjelaskan, berangkat dari data transaksi BTN Mobile yang didominasi oleh transaksi transfer antarbank sekitar 51 persen dan transaksi QRIS sekitar 11 persen dari keseluruhan transaksi BTN Mobile sepanjang 2023 ini.

Andi juga optimistis kehadiran BTN Mobile dapat menjadi salah satu aspek untuk mendorong trafik transaksi pada 2023, yang ditargetkan dapat menembus 210 juta transaksi (finansial dan nonfinansial).

“Hingga Juni 2023, BTN Mobile telah menghasilkan peningkatan jumlah transaksi sebesar 66 persen dan volume transaksi sebesar 47 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” tutup Andi.

Populer

Bangun PIK 2, ASG Setor Pajak 50 Triliun dan Serap 200 Ribu Tenaga Kerja

Senin, 27 Januari 2025 | 02:16

Gara-gara Tertawa di Samping Gus Miftah, KH Usman Ali Kehilangan 40 Job Ceramah

Minggu, 26 Januari 2025 | 10:03

Viral, Kurs Dolar Anjlok ke Rp8.170, Prabowo Effect?

Sabtu, 01 Februari 2025 | 18:05

KPK Akan Digugat Buntut Mandeknya Penanganan Dugaan Korupsi Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Januari 2025 | 20:17

Prabowo Harus Ganti Bahlil hingga Satryo Brodjonegoro

Minggu, 26 Januari 2025 | 09:14

Datangi Bareskrim, Petrus Selestinus Minta Kliennya Segera Dibebaskan

Jumat, 24 Januari 2025 | 16:21

Masyarakat Baru Sadar Jokowi Wariskan Kerusakan Bangsa

Senin, 27 Januari 2025 | 14:00

UPDATE

Melalui Rembug Ngopeni Ngelakoni, Luthfi-Yasin Siap Bangun Jateng

Minggu, 02 Februari 2025 | 05:21

PCNU Bandar Lampung Didorong Jadi Panutan Daerah Lain

Minggu, 02 Februari 2025 | 04:58

Jawa Timur Berstatus Darurat PMK

Minggu, 02 Februari 2025 | 04:30

Dituding Korupsi, Kuwu Wanasaba Kidul Didemo Ratusan Warga

Minggu, 02 Februari 2025 | 03:58

Pelantikan Gubernur Lampung Diundur, Rahmat Mirzani Djausal: Tidak Masalah

Minggu, 02 Februari 2025 | 03:31

Ketua Gerindra Banjarnegara Laporkan Akun TikTok LPKSM

Minggu, 02 Februari 2025 | 02:57

Isi Garasi Raffi Ahmad Tembus Rp55 Miliar, Koleksi Menteri Terkaya jadi Biasa Saja

Minggu, 02 Februari 2025 | 02:39

Ahli Kesehatan Minta Pemerintah Dukung Penelitian Produk Tembakau Alternatif

Minggu, 02 Februari 2025 | 02:18

Heboh Penahanan Ijazah, BMPS Minta Pemerintah Alokasikan Anggaran Khusus Sekolah Swasta

Minggu, 02 Februari 2025 | 01:58

Kecewa Bekas Bupati Probolinggo Dituntut Ringan, LIRA Jatim: Ada Apa dengan Ketua KPK yang Baru?

Minggu, 02 Februari 2025 | 01:42

Selengkapnya