Berita

Kepala Riset CNBC Indonesia Muhammad Ma’ruf dalam dalam acara diskusi virtual bertemakan “Kesenjangan Kaya-Miskin Semakin Melebar"/Repro

Politik

Pemerintah Setelah Jokowi Diminta Refocusing 4 Sektor Agar Ekonomi Nasional Sehat

SENIN, 24 JULI 2023 | 03:41 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah setelah Presiden Joko Widodo diminta untuk memfokuskan pada empat sektor yang mampu menyehatkan ekonomi nasional.

“Kita refocusing 4 sektor aja, pertanian, perdagangan, manufaktur, makan dan minum (mamin),” kata Kepala Riset CNBC Indonesia Muhammad Ma’ruf dalam dalam acara diskusi virtual bertemakan “Kesenjangan Kaya-Miskin Semakin Melebar" Evaluasi Kebijakan dan Pekerjaan Rumah Bagi Capres. 2024, Minggu (23/7).

Menurutnya, empat sektor tersebut mampu menyerap 70 persen tenaga kerja.


“Apalagi yang mau dibantah? Kenapa kita masih fokus ke pertambangan yang cuman menyerap satu persen tenaga kerja? itu kan nggak logis,” katanya.

Ma’ruf tidak menutup mata sektor pertambangan sangat besar meraup pendapatan negara, lewat hilirisasi.

Namun, pemerintah ke depan diminta tidak mengabaikan empat sektor tersebut lantaran sangat realistis menyerap tenaga kerja dalam negeri.

“Jangan ditinggalkan. Karena 4 sektor ini periuk dari 70 persen tenaga kerja Indonesia, 94 juta penduduk, satu yang bekerja itu kan menghidupi keluarga. Katakanlah satu keluarga isinya dua ini kan ini harus ada fokusin kita harus fokus,” tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya