Berita

Menteri Investasi/Kepala BPKM, Bahlil Lahadalia saat hadir dalam survei nasional dari lembaga survei Indikator Politik Indonesia secara virtual/Repro

Politik

Bahlil Klaim Pemerintah Ciptakan 700 Ribu Lapangan Kerja

MINGGU, 23 JULI 2023 | 19:03 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menteri Investasi/Kepala BPKM, Bahlil Lahadalia mengklaim, pemerintahan Joko Widodo telah menciptakan lapangan pekerjaan hampir mencapai 700 ribu.

Hal itu disampaikan Bahlil usai mendengarkan hasil survei nasional dari lembaga survei Indikator Politik Indonesia yang menunjukkan bahwa persoalan lapangan pekerjaan menjadi masalah mendesak yang harus diselesaikan pimpinan Indonesia lima tahun ke depan.

"Kalau bicara lapangan pekerjaan, pemerintah itu selalu melakukan respons terhadap bagaimana percepatan dan penciptaan lapangan pekerjaan," ujar Bahlil dalam siaran langsung secara virtual, Minggu sore (23/7).


Bahlil mengatakan, Presiden Jokowi selalu memberikan arahan bahwa setiap kebijakan harus berdampak kepada penciptaaan lapangan pekerjaan.

"Makanya ada hilirisasi. Investasi masuk di daerah-daerah, itu semua dalam rangka merespons untuk menciptakan lapangan pekerjaan," kata Bahlil.

Selanjutnya kata Bahlil, pembangunan infrastruktur yang dilakukan era Jokowi dalam rangka pemerataan pertumbuhan ekonomi juga berjalan.

"Dan sampai dengan hari ini contoh, kita dalam rangka melakukan investasi, kuartal kedua kita sudah mencapai 48,5 persen dari target Rp1.400 triliun, itu penciptaan lapangan pekerjaan kita sudah hampir mencapai 700 ribu. Jadi saya pikir, pemerintah sangat konsen lah untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Karena instrumennya hanya lewat investasi," pungkas Bahlil.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Kasus Blueray Diduga Puncak Gunung Es Skandal Bea Cukai

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:58

Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus Matangkan Raperda Pasar Rakyat ?

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:57

Sekjen Gelora: Gugurnya Khamenei Peringatan Keras bagi Dunia

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:07

Alarm Bagi Pekerja, Ini Daerah Rawan Telat Pembayaran THR

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:57

9 Pendukung Iran Tewas Ditembak saat Menerobos Konsulat AS di Pakistan

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:43

Para Petinggi PSI di Sumsel Loncat ke PDIP

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:20

PKB Dukung Niat Baik Prabowo jadi Juru Damai Iran-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:54

AS Ikut Israel Serang Iran, Al Araf: Indonesia Seharusnya Mundur dari BoP

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:19

Sukabumi Terjangkit 54 Kasus Demam Berdarah Sepanjang Januari 2026

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:59

KPK Ultimatum Salisa Asmoaji

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya