Berita

Kajati Aceh, Bambang Bachtiar/RMOLAceh

Nusantara

Cegah Terlibat Sengketa dengan Mafia, Kejati Aceh Dorong Warga Sertifikasi Tanah Wakaf

MINGGU, 23 JULI 2023 | 06:09 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh mendorong program pensertifikatan tanah wakaf di seluruh Aceh. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi sengketa tanah dengan para mafia tanah.

"Karena tanah wakaf itu banyak yang belum bersertifikat. Sehingga ini kemungkinan akan terjadi permasalahan hukum di kemudian hari, apalagi nanti mafia tanah ikut campur," kata Kepala Kejati Aceh, Bambang Bachtiar, saat konferensi pers Hari Bhakti Adhyaksa ke 63 di Kantor Kejati Aceh, Sabtu (22/7).

Berdasarkan data Kanwil BPN Aceh, kata Bachtiar, ada sekitar 18.317 ribu tanah wakaf yang belum memiliki sertifikat. Namun sekarang tersisa sekitar 8 ribu tanah wakaf yang belum ada sertifikat.


"Hampir 10 ribu sekian yang sudah bersertifikat, ini kita terus dorong sampai titik nol," jelasnya.

Dalam menuntaskan program ini, lanjut Bachtiar, Kejati Aceh bekerjasama dengan Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Aceh dan Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Aceh.

Dia berharap, semua tanah wakaf di Aceh bisa segera tersertifikasi.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya