Berita

Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta/Ist

Politik

Data Kependudukan Bocor Akibat Tata Kelola Lembaga Pemerintah Sembrono

SABTU, 22 JULI 2023 | 15:39 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tata kelola di lembaga pemerintahan yang tak baik diduga jadi penyebab jutaan data kependudukan bocor, dan bahkan diperjualbelikan peretas di forum hacker BreachForums.

Menyikapi itu, anggota Komisi I DPR RI, Sukamta, menilai, data kependudukan yang tidak diolah oleh satu lembaga pemerintah memperbesar peluang pembobolan.

“Pengelolaan data yang tersebar itu jadi persoalan tersendiri, karena standar pengelolaan data di masing-masing lembaga berbeda-beda,” kata Sukamta, dalam diskusi Polemik bertajuk “Data Warga Siapa yang Jaga”, di Jakarta, secara virtual, Sabtu (22/7).


Dia mencatat, dari sekian lembaga pemerintah yang memegang data kependudukan, tidak semua memiliki kemampuan pengelolaan yang baik.

“Ada yang ketat sekali, ada yang cukup ketat, ada yang agak longgar, bahkan ada yang sembrono,” urainya.

Akibat tata kelola data penduduk yang sembrono di lembaga pemerintah itulah, Sukamta mengendus sejumlah bahaya penyalahgunaan oleh oknum.

“Kemarin ada satu desa yang penduduknya didata oleh petugas kelurahan untuk didaftarkan ke PMN, tiba-tiba saja malah ditagih utang,” urainya.

“Ternyata data yang disetorkan itu dipakai Pinjol (pinjaman online) tanpa seizin subjek data,” sesalnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

H+3 Lebaran Emas Antam Stagnan, Buyback Merosot Rp80 Ribu

Selasa, 24 Maret 2026 | 10:01

NTT Butuh Alat Berat dan Logistik Mendesak Pasca Banjir dan Longsor

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:47

Rahasia AC Mobil Tetap Beku di Tengah Kemacetan Arus Balik Lebaran 2026

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:40

Prabowo Telepon Presiden Palestina, Tegaskan Solidaritas dari Indonesia

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:34

Harga Minyak Anjlok 11 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:22

Menanti Pembukaan Bursa Usai Libur Lebaran: Peluang dan Risiko di Pasar Saham RI

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:01

Saham-saham Asia Terbang Usai Keputusan Trump

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:44

Iran: Tidak Ada Negosiasi dengan AS, Itu Berita Bohong untuk Manipulasi Pasar

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:33

Pasar Saham AS Melonjak Setelah Trump Tunda Serangan ke Iran

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:18

Leonid Radvinsky Wafat: Jejak Sang Raja Platform OnlyFans yang Fenomenal

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:07

Selengkapnya