Berita

Pemimpin Divisi Kredit UMKM Bank BJB, Denny Mulyadi (tengah)/Ist

Bisnis

Kredit BJB Mesra Tetap Lanjut Meski Gubernur Jabar Berganti

JUMAT, 21 JULI 2023 | 11:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kredit Masyarakat Ekonomi Sejahtera (Mesra) dari bank bjb akan terus berlanjut meski jabatan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil berakhir pada 5 September 2023 mendatang.

Meski awalnya inisiasi Ridwan Kamil, kredit BJB Mesra merupakan produk perbankan bank bjb.

"Ide sangat brilian disampaikan Pak Gubernur ditangkap bjb, siapa pun nanti gubernurnya, BJB Mesra akan tetap bergulir," kata Pemimpin Divisi Kredit UMKM Bank BJB, Denny Mulyadi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/7).


Denny menuturkan, Kredit BJB Mesra memiliki cita-cita kebangkitan ekonomi dimulai dari ultra mikro. Kehadiran pengusaha besar diawali dari program kredit yang tanpa bunga dan agunan ini.

"Ini BJB Mesra layak dan jadi produk bank," tegasnya.

Masyarakat yang ingin mendapatkan Kredit BJB Mesra, adalah yang sudah memiliki atau akan memiliki usaha sangat kecil. Hal itu lantaran agar mereka jadi pengusaha ke depannya.

Meski begitu, mereka pada saat mengajukan kredit mesti menyertakan rekomendasi dari RT, RW dan rumah ibadah. Sehingga peruntukannya jelas membangkitkan ekonomi masyarakat di sekitar rumah ibadah.

"Calon penerima manfaat kredit tidak langsung pembiayaan, kita lakukan pendidikan dan pelatihan. Setelah itu seleksi ini bisa masuk program atau tidak, lantas ada tingkat kelulusan," jelasnya.

Denny menegaskan, produk Kredit BJB Mesra berbeda dengan pembiayaan pada umumnya. Selain tanpa bunga dan agunan, plafonnya yaitu dari Rp5 juta hingga Rp10 juta.

"Persyaratan yang lain sama, KTP, KK, rekomendasi, surat nikah," tuturnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya