Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Amankan Jalur Komersial dari Iran, AS Kirim Lebih Banyak Kapal Perang ke Timur Tengah

JUMAT, 21 JULI 2023 | 09:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) mengirim lebih banyak kapal perang dan ribuan Marinir ke Timur Tengah untuk meningkatkan keamanan setelah upaya Iran menyita kapal komersial di sana.

Menteri Pertahanan Lloyd Austin pada Kamis (20/7) menyetujui pengiriman kelompok kesiapan amfibi USS Bataan dan Unit Ekspedisi Marinir ke-26 ke wilayah Teluk.

Grup tersebut terdiri dari tiga kapal, termasuk Bataan, sebuah kapal serbu amfibi. Satu unit ekspedisi biasanya terdiri dari sekitar 2.500 Marinir.


Komando Pusat AS mengatakan pengerahan itu akan memberikan fleksibilitas dan kemampuan maritim yang lebih besar di kawasan.

Dimuat The Nationa, dua kapal perang lainnya dalam grup tersebut adalah USS Mesa Verde dan USS Carter Hall. Grup tersebut meninggalkan Norfolk, Virginia, bulan ini. Tidak jelas apakah ketiga kapal akan melanjutkan perjalanan ke wilayah Teluk.

Pengerahan kekuatan ke Timur Tengah dilakukan setelah dalam beberapa pekan terakhir AS mengirim USS Thomas Hudner, sebuah kapal perusak, serta jet tempur F-35 dan F-16 ke wilayah tersebut.

Ada juga pesawat serang A-10 di sana selama beberapa minggu sebagai tanggapan atas aktivitas Iran.

Iran mencoba merebut dua kapal tanker minyak di dekat Selat Hormuz awal bulan ini, menembaki salah satunya.

Pesawat tempur dimaksudkan untuk memberikan perlindungan udara bagi kapal komersial yang bergerak melalui jalur air yang sibuk dan meningkatkan visibilitas militer di daerah tersebut, sebagai pencegah terhadap Iran.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya