Berita

Munisi tandan/Net

Dunia

Ukraina Mulai Tembakkan Munisi Tandan dari AS, Sasar Pasukan Rusia

KAMIS, 20 JULI 2023 | 21:30 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pasukan Ukraina dilaporkan telah mulai menembakkan munisi tandan yang dipasok oleh Amerika Serikat (AS), terlepas kontroversi bahayanya senjata tersebut.

The Washington Post melaporkan munisi tandan telah ditembakkan ke posisi Rusia yang dibentengi dengan baik untuk mencegah tentara merebut kembali wilayah di tenggara Ukraina.

Keputusan AS untuk memberikan munisi tandan kepada Ukraina mendapat penolakan dari sekutu, termasuk Inggris. Pasalnya senjata itu menimbulkan bahaya besar bagi warga sipil, senjata dapat meledak di udara dan melepaskan ratusan bom kecil di suatu wilayah.


Senjata jenis itu juga dilarang secara luas di bawah Konvensi Munisi Tandan, yang ditandatangani oleh lebih dari 120 negara. Meski AS, Ukraina, dan Rusia tidak menandatanganinya.

Rusia dan Ukraina sama-sama telah mengerahkan munisi tandan di garis depan di Ukraina timur, tetapi ini adalah pertama kalinya mereka menggunakan senjata yang dipasok oleh AS ke Kyiv.

Serangan balik Ukraina saat ini adalah upaya untuk membebaskan 18 persen wilayah Ukraina yang diduduki oleh pasukan Rusia.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya