Berita

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya, memberi keterangan kepada awak media usai melakukan pertemuan dengan elite Partai Gerindra, Kamis (20/7)/RMOL

Politik

Sambut Hangat Kunjungan Gerindra, Sekjen Demokrat Tetap Jaga Etika Politik dengan Koalisi

KAMIS, 20 JULI 2023 | 20:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pertemuan antara DPP Partai Demokrat dengan DPP Partai Gerindra, yang digelar secara tertutup pada hari ini, Kamis (20/7) turut membahas soal Pilpres 2024.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya menyatakan, terkait Pilpres 2024, pihaknya menghormati etika politik masing-masing partai.

Demokrat telah berkoalisi dengan PKS dan Nasdem di Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP). Sementara Gerindra bersama PKB berada di Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).


"Nah terkait Pilpres, kami saling menjaga etika politik. Kami juga memahami, saat ini Partai Gerindra berada di koalisi Kebangkitan Indonesia Raya bersama PKB, dan Partai Demokrat saat ini berada dalam Koalisi Perubahan bersama Partai Nasdem dan PKS," ujar Riefky saat jumpa pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (20/7).

Kendati demikian, Riefky menegaskan bahwa perbedaan posisi pilihan politik tidak lantas membuat silaturahim kedua partai harus terhenti. Sebab, menurutnya, untuk membangun bangsa Indonesia, tidak bisa dilakukan sendirian.

"Butuh seluruh partai politik di Indonesia ini untuk menjaga proses demokrasi yang ada, yang akan kita hadapi dalam waktu tidak lama lagi," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya