Berita

Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung, Edwin Sanjaya/RMOLJabar

Nusantara

Bandung Butuh Pemimpin Kompeten, Gen Z dan Milenial Diingatkan Jangan Apatis

KAMIS, 20 JULI 2023 | 06:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung, Edwin Sanjaya, mengingatkan agar Gen Z dan Milenial untuk menjauhi sikap apatis terhadap dunia politik.

Politikus Golkar itu mengajak semua generasi muda di kelompok usia tersebut untuk meningkatkan perhatian mereka terhadap isu-isu politik dan menggunakan hak pilihnya supaya Kota Bandung ke depan punya pemimpin yang kompeten yang bisa diandalkan.

"Tidak harus menjadi anggota dewan, tidak harus menjadi kader partai. Setidaknya bisa menggunakan hak pilih saat Pemilu Legislatif, pemilihan presiden, atau Pilkada yang akan datang untuk memilih calon calon pemimpin yang terbaik," lanjut sosok yang kerap disapa Haji Edwin itu di sela acara peringatan Tahun Baru Islam 1445 H yang diselenggarakan SC 234 Buah Batu, di halaman Masjid Baiturrahman, Kota Bandung, Rabu (19/7).


Ia mengingatkan suara Gen Z dan Milenial penting untuk masa depan bangsa, khususnya Kota Bandung.

"Kalau generasi muda apatis nanti yang terpilih orang-orang tidak berkompeten dan orang brengsek. Akhirnya menimbulkan masalah juga dimasa yang akan datang," tutur Haji Edwin, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Menurutnya, banyak faktor yang menyebabkan mereka seperti itu. Sebagai wakil rakyat, ia mengajak semua pihak untuk mengatasi masalah tersebut dengan serius.

"Kita harus terus mengingatkan mereka, mengajak mereka untuk bersama-sama tidak menjauhi dunia politik," kata pria yang aktif jadi Penasehat Komunitas SC 234 itu.

Sebagai anggota DPRD, Haji Edwin mendorong instansi-instansi terkait untuk meningkatkan partisipasi politik Gen Z dengan meningkatkan program-program edukasi politik, khususnya di kalangan pelajar.

"Saya kira, Disdik perlu bekerja sama dengan Kesbangpol untuk memberikan pengarahan kepada pelajar khususnya siswa SMA agar mereka menggunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya