Berita

Deklarasi Majelis Mujahidin dukung Polri ciptakan pemilu damai/RMOLJateng

Politik

Dukung Polri, Majelis Mujahidin Jateng Deklarasi Pemilu Damai

KAMIS, 20 JULI 2023 | 02:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Majelis Mujahidin (MM) LPW Jateng menggelar deklarasi dukung pemilu damai 2024. Aksi deklarasi dilaksanakan oleh perwakilan pengurus di Hotel Tosan Solo Baru, Sukoharjo, Rabu malam (19/7).

Ada dua poin dalam Deklarasi yang dibacakan oleh Ketua LPW Jateng, Ustaz Arif Makruf, didampingi Sekjen MM Pusat, Ustaz Shobarin Syakur.

Yaitu mendukung dan membantu Polri memelihara situasi Kamtibmas agar tetap kondusif menjelang pada saat dan pasca Pemilu 2024 demi keutuhan NKRI di Provinsi Jateng.


Bersama Polri dan pemerintah serta stakeholder lainnya mencegah terjadinya tindakan melawan hukum dan intoleransi serta ancaman kejahatan lainnya sehingga pemilu berjalan aman lancar dan damai.

"Menjelang tahun politik ini, Majelis Mujahidin mendukung kondusivitas dan keamanan wilayah. Kami ingin Pemilu 2024 berjalan lebih baik, jangan ada lagi korban seperti pemilu sebelumnya," ucap Ustaz Shobarin Syakur, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Untuk itu Ustaz Shobarin, mendukung kinerja Polri yang bertugas memberikan pengayoman dan bertanggungjawab atas keamanan masyarakat Indonesia.

"Kami merespons positif tugas Polri, kami dari Majelis Mujahidin mendukung ditandai dengan memberikan sebuah dukungan berupa deklarasi mendukung tugas Polri," imbuh Shobarin.

Shobarin menambahkan, pada Agustus 2023, Majelis Mujahidin akan menggelar Kongres di Asrama Haji Donohudan Boyolali yang diikuti seluruh pengurus se-Indonesia.

Kongres ke-6 MM akan mengambil tema "Sinergi dan Kolaborasi Jihad Menjadikan Indonesia Bersyariat".

"Kami ingin menjaga marwah syariah tetap ditegakkan di Indonesia, baik itu syariah Islam, syariah Kristen, dan syariah agama lain, agar Pancasila benar benar bisa ditegakkan," pungkas Shobarin.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya