Berita

Tentara Ukraina/Net

Dunia

AS Gelontorkan Bantuan Militer Baru Senilai Rp 19 Triliun untuk Ukraina

KAMIS, 20 JULI 2023 | 02:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) kembali mengirimkan paket bantuan militer ke Ukraina untuk membantu pasukan Kyiv melawan Rusia.

Pentagon pada Rabu (19/7) mengumumkan paket bantuan militer baru senilai 1,3 miliar dolar AS atau Rp 19,4 triliun untuk Ukraina. Paket bantuan ini termasuk senjata pertahanan udara, peralatan pembersihan ranjau, amunisi artileri, peralatan kontra-drone, dan drone bunuh diri.

"Pengumuman ini merupakan awal dari proses kontrak untuk memberikan kemampuan prioritas tambahan ke Ukraina," kata Pentagon.


Selain bantuan ini, AS juga mengirim empat National Advanced Surface-to-Air Missile Systems (NASAMS) ke Ukraina, bersama dengan rudal Tube-Launched, Optically-Tracked, Wire-Guided (TOW), drone Phoenix Ghost dan Switchblade, 150 truk bahan bakar, 115 kendaraan taktis, serta 50 kendaraan taktis.

Perangkat keras tersebut dipasok di bawah Prakarsa Bantuan Keamanan Ukraina, yang memberi wewenang kepada pemerintahan Joe Biden untuk membeli senjata dari kontraktor pertahanan dan mengirimkannya ke Ukraina.

Bantuan militer baru diumumkan setelah Menteri Pertahanan Lloyd Austin dan Ketua Kepala Staf Gabungan Mark Milley melakukan pertemuan dengan 40 negara pendukung Ukraina pada Selasa (18/7).

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya