Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Puluhan Kucing di Polandia Terjangkit Virus Flu Burung

RABU, 19 JULI 2023 | 15:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Puluhan kucing di Polandia dilaporkan telah terjangkit virus flu burung. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan ini adalah pertama kalinya begitu banyak kucing dilaporkan menderita flu burung di wilayah geografis yang luas di satu negara.

WHO mengatakan bahwa akhir bulan lalu, otoritas Polandia memberi tahu pejabat agensi tentang kematian tidak biasa lebih dari 45 kucing di 13 wilayah geografis negara itu. Pengujian minggu lalu menemukan bahwa 29 di antaranya terinfeksi H5N1, 9News melaporkan, Rabu (19/7).

Hingga Juni, varian terbaru H5N1 telah dilaporkan pada burung dan spesies hewan lain di Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika.


Para ilmuwan khawatir dengan meningkatnya kasus H5N1, terutama pada hewan yang sering kontak dengan manusia, dapat menyebabkan versi penyakit yang bermutasi yang dapat menyebar dengan mudah antar manusia dan akan memicu pandemi baru.

Sebelum pandemi Covid-19 muncul, banyak ahli menduga bahwa wabah global berikutnya akan dipicu oleh H5N1.

Tetapi sementara flu burung telah membunuh ratusan juta burung di seluruh dunia, penyakit itu telah menjangkiti kurang dari 900 orang sejak tahun 2003 dan belum dapat menyebar dengan mudah di antara manusia.

WHO mengatakan tidak jelas bagaimana kucing domestik di Polandia bisa terinfeksi flu burung dan mengatakan pejabat masih menyelidiki kemungkinan sumber paparan, termasuk kontak dengan burung liar yang diketahui membawa H5N1.

Pekan lalu, WHO dan mitra memperingatkan bahwa peningkatan jumlah mamalia yang terinfeksi H5N1 tidak biasa.

Sejak tahun lalu, pihak berwenang di 10 negara telah melaporkan wabah flu burung pada mamalia, termasuk cerpelai ternak di Spanyol, anjing laut di AS, dan singa laut di Peru dan Chili.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya