Berita

Para peserta terpilih sebagai Sandination Youth Ambassador (SYA)/Ist

Politik

SYA, Wadah Mencetak Pemimpin Muda Berkarakter

RABU, 19 JULI 2023 | 05:37 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sebanyak 34 anak muda perwakilan 11 provinsi di Indonesia terpilih sebagai Sandination Youth Ambassador (SYA), dalam Graduation and Kick Off Sandination Youth Ambassador Regional Chapter 2023, di Jakarta.

Sandination hadir untuk melahirkan anak muda yang memiliki potensi luar biasa sebagai pemimpin andalan dan berkarakter di masa depan.

Inisiator Sandination yang juga Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, berharap, 34 anak muda yang terpilih bisa menjadi generasi muda yang bermanfaat untuk nusa, bangsa dan masyarakat.


"Ini langkah awal kalian untuk mewujudkan cita-cita menjadi pemimpin andalan di masa yang akan datang," kata Sandiaga Uno, dalam keterangan tertulis, Selasa (18/7).

Ketua Bappilu PPP itu juga menjelaskan, program Sandination memberikan harapan bagi generasi muda menjadi agen perubahan yang positif dan membawa masa depan ke tingkat yang lebih tinggi dalam berbagai aspek kehidupan.

"Sandination Youth Ambassador harus jadi role model bagi anak-anak muda yang sedang berproses menjadi anak muda yang bermanfaat," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Program Sandination, Reni Fitriani, mengatakan, program itu akan membentuk karakter anak-anak muda berkualitas. Mereka sudah dibekali banyak ilmu yang akan membawa mereka ke arus kesuksesan.

"Yang ingin kami bentuk adalah kepribadian, wawasan dan networking. Sebagai seorang pemimpin harus memiliki tiga poin itu, agar bisa menjadi pemimpin yang dibutuhkan masyarakat," katanya.

Ke depan, kata Reni, Sandination akan terus memperluas Ambassador ke tingkat kota/kabupaten dan kampus, dibuka pada Juli 2023 ini.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya