Berita

Perwakilan tetap Rusia untuk PBB, Dmitry Polyansky, berbicara di PBB/Net

Global

Rusia: Intelijen Inggris Terlibat Serangan Jembatan Krimea

SELASA, 18 JULI 2023 | 16:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Inggris diduga kuat terlibat dalam serangan di Jembatan Kerch, Krimea, yang merenggut nyawa dua warga sipil.

Dugaan tersebut disampaikan Dmitry Polyansky, perwakilan tetap Rusia untuk PBB pada Senin (17/7), tepat di hari insiden terjadi.

Berbicara pada pengarahan Dewan Keamanan PBB tentang Ukraina, Polyansky mengecam rezim Kyiv atas serangan itu, sementara menyatakan mungkin ada keterlibatan Barat.


“Kami belum memahami sejauh mana dinas intelijen Barat, khususnya Inggris, terlibat dalam persiapan dan pelaksanaan serangan ini: terlalu banyak bukti yang menunjuk ke sana,” kata Polyansky, seperti dikutip dari RT, Selasa (18/7).

Inggris telah menolak tuduhan itu. Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Inggris menyebutnya spekulasi tak berdasar yang tidak pantas ditanggapi.

Sebelumnya, Komite Anti Terorisme Nasional Rusia (NAK) juga menuduh Kyiv melakukan serangan teroris di jembatan yang jadi penghubung utama antara Semenanjung Krimea dan daratan negara itu, yang katanya melibatkan dua drone permukaan laut.

Meskipun serangan itu tidak merusak penyangga jembatan, hal itu menyebabkan runtuhnya sebagian dari satu bagian jalan raya dan menewaskan sepasang suami istri dari Wilayah Belgorod, melukai putri mereka yang berusia 14 tahun.

Pada Senin, Presiden Rusia Vladimir Putin bersumpah akan membalas serangan pesawat tak berawak di jembatan tersebut, mengatakan serangan itu tidak ada gunanya dari sudut pandang militer, karena tempat itu tidak digunakan untuk mengangkut material militer.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya