Berita

El Salvador tangkap lebih dari 100 warga Kolombia terkait pencucian uang hasil perdagangan narkoba/Net

Dunia

El Salvador Tangkap Ratusan Warga Kolombia Tekait Skema Pencucian Uang

SELASA, 18 JULI 2023 | 12:38 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ratusan warga negara Kolombia diringkus kepolisian El Salvador dalam operasi besar-besaran. Mereka diduga terkait dengan pencucian uang hasil perdagangan narkoba dalam jaringan kejahatan terorganisir.

Menurut keterangan dari pejabat keamanan pada Senin (18/7) lebih dari 100 orang yang ditangkap itu dilaporkan memberi pinjaman kepada individu dan pelaku usaha kecil dari dana yang diperoleh secara ilegal, dengan memberi bunga sebesar 20 persen.

Jaksa Agung Rodolfo Delgado, mengungkapkan dalam konferensi pers bahwa ketika para korban yang terlibat dalam skema keuangan ini tidak dapat membayar pinjaman, maka kelompok kriminal tersebut akan mengintimidasi mereka untuk memberikan informasi rekening bank korban.


"Rekening tersebut kemudian digunakan untuk memindahkan uang secara ilegal ke luar negeri. Melalui skema ini, sekitar 20 juta dolar (Rp 300 miliar) yang terkait dengan perdagangan narkoba telah dikirim ke Kolombia sejak tahun 2021 lewat aksi tersebut," ujar Jaksa Rodolfo.

Mengutip Reuters pada Selasa (18/7), sejak tahun lalu, pemerintahan Presiden Nayib Bukele telah menunjukkan sikap tegas dalam menangani masalah geng kriminal di negaranya, dengan menahan sekitar 70 ribu tersangka yang terlibat dalam jaringan kejahatan massal, yang juga berdampak pada penurunan signifikan kejahatan kekerasan.

Menanggapi skema kriminal terbaru yang dilakukan warga negara tetangganya itu, Presiden Bukele tetap akan menindak tegas ratusan pelaku, untuk memerangi kejahatan transnasional dan memperkuat keamanan negaranya.

"Meskipun warga Kolombia adalah saudara kita, mereka harus menghadapi sistem peradilan di Salvador," tulisnya dalam cuitan di akun Twitter-nya.

Saat ini, pihak Kolombia belum membuka suara terkait tuduhan yang dialami warganya, namun Kementerian Luar Negeri Kolombia sendiri dikabarkan tengah memulai pembicaraannya dengan kedutaan dan konsulat di El Salvador untuk membantu memantau perkembangan penangkapan ini.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya