Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Tekan Perdagangan Narkoba, Taliban Berantas 40 Ribu Hektar Tanaman Opium

MINGGU, 16 JULI 2023 | 14:21 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam tiga bulan terakhir, Taliban berhasil memberantas sekitar 40 ribu hektar lahan tanaman opium di provinsi Badakhshan, Afghanistan.

Hal tersebut disampaikan, Direktur Departemen Kepolisian Anti-Narkotika, Shafiqullah Hafizi, sebagai langkah untuk mengendalikan perdagangan narkotika di negaranya.

"Kampanye pemberantasan opium dimulai tiga bulan yang lalu, dan hingga saat ini, kita telah berhasil menghancurkan 40 ribu hektar lahan opium. Proses ini akan berlanjut hingga tanaman opium benar-benar hilang di provinsi ini," kata Hafizi, seraya memprediksi bahwa kampanye anti-opium akan segera mencapai tujuannya.


Mengutip laporan ANI News pada Minggu (16/7), seorang pemilik laboratorium pengolahan narkotika dikabarkan telah ditangkap, dan laboratoriumnya dihancurkan oleh pihak kepolisian di provinsi Jawzjan di Afghanistan utara.

Selain itu, di provinsi lainnya, di Ghazni timur Afghanistan, otoritas setempat juga telah menghancurkan 20 hektar lahan bunga poppy pada minggu lalu sebagai upaya lanjutan untuk mengatasi produksi opium di wilayah tersebut.

Langkah-langkah tegas itu telah menunjukkan bahwa pemerintahan yang kini dipegang oleh Taliban berkomitmen untuk memberantas perdagangan narkotika di seluruh negeri.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya