Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di kantor DPP Demokrat/RMOL

Politik

AHY: Kalau Saya Ditetapkan Cawapres Anies, Apa Ada yang Ingin Pergi?

SABTU, 15 JULI 2023 | 08:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Konsistensi dan komitmen koalisi partai politik pendukung bakal capres Anies Baswedan dipertanyakan di saat belum menentukan kursi bakal wakil presiden.

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sendiri tidak mempersoalkan andai tidak dipilih sebagai bakal cawapres pada Pilpres 2024. AHY justru mempertanyakan komitmen Nasdem dan PKS jika dirinya dipilih sebagai pendamping Anies untuk berpasangan di Pilpres 2024.

"Kalau ditanya, AHY kalau enggak jadi cawapres gimana? Pertanyaan yang sama dibalik, kalau Mas Anies menetapkan AHY sebagai cawapres apakah ada yang ingin pergi? Itu baru fair,” tegas AHY saat jumpa pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Juma malam (14/7).


AHY menyatakan, tiga parpol di Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yakni Partai Demokrat, PKS, Nasdem sudah bersepakat penentuan bakal cawapres diserahkan kepada Anies Baswedan. Namun, ada beberapa syarat untuk bakal cawapres tersebut yang disepakati.

“Ada syarat 1, 2, 3 dan seterusnya. Inilah kriteria cawapres yang diharapkan bisa dampingi capres pada pemilu nanti,” tuturnya.

Lebih jauh, AHY menghormati dinamika politik di internal koalisi. Menurutnya, setiap koalisi atau kerja sama politik pasti memiliki dinamika masing-masing.

"Mungkin kami punya langkah-langkah yang progresif, tapi memang belum sampai pada deklarasi bersama,” demikian AHY.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya