Berita

Agus Harimurti Yudhoyono saat pidato politik/RMOL

Politik

AHY: Janji Ekonomi Tumbuh, Malah Utang Meroket

JUMAT, 14 JULI 2023 | 23:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kondisi perekonomian nasional disorot Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam pidato politik bertajuk “Agenda Perubahan dan Perbaikan untuk Indonesia yang Lebih Baik", Jumat malam (14/7).

"Tapi, meski ada capaian, harus kita akui secara jujur, sembilan tahun terakhir terjadi sejumlah kemandekan, bahkan kemunduran serius," kata putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono, disiarkan sejumlah stasiun televisi swasta nasional secara langsung.

“Pertumbuhan ekonomi menurun, jauh di bawah yang dijanjikan 7 persen hingga 8 persen, bahkan stagnan di angka lima persen. Sempat anjlok juga saat pandemi Covid-19,” katanya.


Akibatnya, sambung AHY, penghasilan dunia usaha dan kesejahteraan rakyat terpukul. Daya beli golongan menengah ke bawah juga menurun. Kemiskinan dan pengangguran meningkat.

“Sementara itu, saat ekonomi tumbuh rendah, yang meroket justru utang, baik utang pemerintah maupun BUMN,” sesalnya.

Dalih pemerintah bahwa lambatnya pertumbuhan ekonomi karena pandemi Covid-19 tidak sepenuhnya benar. Sebab, kata dia, sebelum pandemi datang, kondisi ekonomi memang sudah mengalami permasalahan.

Jadi, kata AHY lagi, pasti ada sebab dan faktor yang lain, di luar pandemi.

“Partai Demokrat berpendapat, faktor lain itu menyangkut kebijakan dan langkah pemerintah mengelola ekonomi dan kesejahteraan rakyat. Juga dalam hal menentukan prioritas pembangunan dan upaya mengatasi krisis,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya