Berita

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat meninjau Pasar Malangjiwan Colomadu di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah pada Rabu (12/7)/Net

Nusantara

Pantauan Mendag Zulhas, Harga Bapok di Karanganyar Stabil Cenderung Turun

KAMIS, 13 JULI 2023 | 11:29 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Langkah Pemerintah Daerah Karanganyar, Jawa Tengah dalam menjaga stabilitas harga pangan terbilang berhasil. Ini lantaran harga barang kebutuhan pokok (bapok) di daerah tersebut stabil dan cenderung turun.

Begitu kata Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat meninjau Pasar Malangjiwan Colomadu di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah pada Rabu (12/7). Zulhas, sapaan akrabnya, datang dengan didampingi Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim dan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Jawa Tengah Ratna Kawuri.

"Di Pasar Malangjiwan Karanganyar ini, terima kasih Bupati, harga-harga barang kebutuhan pokok stabil bahkan cenderung turun. Pasti Bupatinya bekerja keras," kata Mendag Zulkifli Hasan.


Ketua Umum PAN ini mengurai bahwa harga ayam dan telur ayam sudah mulai stabil, bahkan cenderung turun. Harga ayam dari Rp40.000/kg turun menjadi Rp38.000/kg.

“Sementara, harga telur ayam sudah tidak naik lagi, mulai turun, kemarin Rp32.000/kg, sekarang Rp31.000/kg," jelas Mendag Zulkifli Hasan.

Mendag Zulkifli Hasan menambahkan, untuk komoditas hortikultura, seperti cabai harganya masih terlalu murah, Rp23.000/kg.

"Harga cabai terlalu murah. Cabai rawit dijual dengan harga Rp23.000/kg. Kalau harga beli dari petani Rp10.000 hingga Rp13.000/kg, petaninya rugi karena biaya tanamnya tidak cukup," imbuhnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya