Berita

Taliban/Net

Dunia

Protes Pembakaran Al Quran, Taliban Larang Semua Kegiatan Swedia di Afghanistan

SELASA, 11 JULI 2023 | 13:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taliban larang semua kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah maupun non-pemerintah Swedia di Afghanistan. Larangan ini mengikuti aksi pembakaran Al Quran di halaman masjid di Stockholm pada bulan lalu.

Jurubicara pemerintah Taliban, Zabiullaah Mujahid pada Selasa (11/7) mengumumkan semua kegiatan Swedia di Afghanistan harus dihentikan. Meski sejak Taliban mengambil alih kekuasaan pada 2021, Swedia tidak lagi membuka kedutaan di Afghanistan.

"Setelah menghina Al Quran dan (Swedia) memberikan izin untuk menghina keyakinan Muslim, Emirat Islam Afghanistan memerintahkan semua kegiatan Swedia di Afghanistan," ujar Zabiullah, seperti dikutip The Star.


Sejak Taliban mengambil alih kekuasaan pada 2021, Swedia tidak lagi membuka kedutaan di Afghanistan.

Namun larangan Taliban kemungkinan besar akan memengaruhi organisasi non-pemerintah Swedia, Komite Swedia untuk Afghanistan. Komite ini memiliki ribuan pekerja bantuan di bidang kesehatan, pendidikan, dan pembangunan pedesaan.

Di sisi lain, sektor bantuan Afghanistan telah sangat terhambat oleh serangkaian pembatasan yang diumumkan oleh Taliban.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya