Berita

Ruang rapat paripurna DPR Aceh/RMOLAceh

Politik

Berbalik Dukung Pj Gubernur Achmad Marzuki, DPR Aceh Telan Ludah Sendiri

SELASA, 11 JULI 2023 | 07:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh dinilah tengah mencari posisi aman usai Achmad Marzuki ditunjuk untuk melanjutkan posisi Penjabat (Pj) Gubernur. Mereka ramai-ramai memuji kinerja dan sosok Achmad Marzuki.

Padahal sebelumnya DPR Aceh sempat menolak Pj Achmad Marzuki melanjutkan jabatannya. Bahkan mereka sudah mengusulkan nama Sekda Aceh, Bustami, untuk menggantikan Achmad Marzuki ke Kemendagri.

Namun kini terpaksa berbalik mendukung Achmad Marzuki demi kepentingan mereka.


"Mau tidak mau, apalagi ini tahun politik. Jadi itu membuat mereka yang menelan ludah sendiri dengan sikap begitu," kata pengamat Kebijakan Publik, Nasrul Zaman, kepada Kantor Berita RMOLAceh, Senin (10/7).

Nasrul pun khawatir, DPR Aceh akan lebih bermanuver. Misalnya bernegosiasi dalam sistem pemerintahan Aceh.

Karena, analisis Nasrul, jika DPR Aceh serius menolak Pj Achmad Marzuki pasti mendatangi pemerintah pusat untuk memprotes putusan tersebut. Namun hal itu tidak mereka lakukan.

Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) terkait perpanjangan masa jabatan Achmad Marzuki sebagai Pj Gubernur Aceh pada Selasa lalu (4/6).

Ketua DPR Aceh, Saiful Bahri alias Pon Yahya, menyambut baik keputusan Presiden Jokowi yang memperpanjang masa jabatan Achmad Marzuki sebagai Pj Gubernur Aceh hingga 2024.

Terkait adanya pro dan kontra di kalangan elemen masyarakat Aceh, Pon Yahya mengajak seluruh tokoh dan masyarakat Aceh untuk menghormati kebijakan tersebut.

"Mari sama-sama untuk bersatu dan menghilangkan perbedaan pendapat untuk membangun Aceh yang lebih baik ke depan," kata Pon Yahya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya