Berita

Presiden China Xi Jinping/Net

Dunia

Xi Jinping: China dan Rusia Harus Memimpin Reformasi Tata Kelola Global

SENIN, 10 JULI 2023 | 21:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China dan Rusia harus menjadi pemimpin dalam mereformasi tata kelola global. Untuk itu kedua negara perlu terus mengembangkan kemitraan strategisnya.

Begitu yang dikatakan oleh Presiden China Xi Jinping ketika menjamu Ketua Dewan Federasi Rusia Valentina Matviyenko di Aula Besar Rakyat pada Senin (10/7). Dewan Federasi merupakan majelis tinggi parlemen Rusia.

Pada kesempatan itu, Xi memuji kemitraan kedua negara. Ia mengatakan, pengembangan hubungan antara kedua negara adalah pilihan strategis yang dibuat berdasarkan kepentingan fundamental negara dan rakyat masing-masing.


Dikutip dari CCTV, Xi mengatakan pentingnya kedua negara untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam mekanisme multilateral seperti Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO) dan BRICS.

"Kedua belah pihak juga perlu memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam mekanisme multilateral seperti Organisasi Kerjasama Shanghai dan negara-negara BRICS, memimpin arah reformasi tata kelola global yang benar, dan menjaga kepentingan bersama negara-negara pasar berkembang dan negara-negara berkembang," ujar Xi.

Sementara itu, Matviyenko mengatakan kemitraan strategis antara Beijing dan Moskow telah mencapai tingkat tertinggi dalam sejarah dan terus berkembang dengan mantap.

Dia mengatakan kunjungan Xi ke Moskow pada bulan Maret, di mana dia bertemu dengan Presiden Vladimir Putin, telah menyuntikkan dorongan kuat ke dalam pengembangan lebih lanjut hubungan Rusia-China.

Pertemuan antara Xi dan Matviyenko terjadi ketika NATO berkumpul di Vilnius, Lithuania untuk membahas keanggotaan Ukraina.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya