Berita

Netflix/Net

Dunia

Sengketa Laut China Selatan, Vietnam Minta Netflix Hapus Serial Drama China

SENIN, 10 JULI 2023 | 20:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Vietnam mendesak Netflix Inc. dan FPT Telecom untuk tidak menayangkan serial drama Tiongkok berjudul "Flight to You" karena telah menunjukkan peta Laut China Selatan sesuai klaim Beijing.

Departemen Perfilman Kementerian Kebudayaan Vietnam mengatakan bahwa serial drama dengan 39 episode itu telah menampilkan konten tidak pantas yang melanggar UU kedaulatan.

Totalnya terdapat sembilan episode dalam drama tersebut yang menampilkan peta Laut China Selatan dengan klaim sembilan garis putus-putus.


Untuk itu, seperti dimuat Bloomberg, pemerintah memberi waktu 24 jam mulai Senin (10/7) kepada masing-masing perusahaan untuk menghapus serial drama tersebut di Vietnam.

FPT mengonfirmasi mereka akan menghapus serial drama tersebut dan selalu mematuhi peraturan dari pemerintah.

Seorang jurubicara Netflix mengonfirmasi bahwa pihaknya menghapus serial tersebut di Vietnam setelah dihubungi oleh regulator, namun serial drama tersebut tersedia di negara lain.

Pekan lalu, Vietnam juga melarang film Barbie untuk tayang karena memunculkan peta Laut China Selatan dengan sembilan garis putus-putus yang diklaim China.

Di samping itu, penyelenggara konser Blackpink di Hanoi meminta maaf karena menerbitkan peta Laut China Selatan dengan klaim Beijing di salah satu situsnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya