Berita

Wakil Ketua Umum PAN, Yandri Susanto/RMOL

Politik

Punya 3 Opsi Duet Capres-Cawapres, PAN Buka Peluang Deklarasi pada Last Minute

SENIN, 10 JULI 2023 | 17:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tiga opsi yang dimiliki Partai Amanat Nasional (PAN) terkait Pilpres 2024 masih dibahas di internal partai. Opsi-opsi tersebut adalah menduetkan Ganjar Pranowo-Erick Thohir, Prabowo Subianto-Erick Thohir, dan Airlangga Hartarto-Zulkifli Hasan.

Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto mengatakan, dari tiga opsi itu belum ada tenggat waktu yang pasti untuk mendeklarasikan salah satunya. Sehingga, kemungkinan PAN bakal melabuhkan dukungan kepada Ganjar, Prabowo, atau Airlangga pada menit-menit akhir jelang pendaftaran bacapres-bacawapres.

“Ya enggak, minimal sebelum ditutup KPU lah nanti (Oktober). Last minute itu mungkin bisa terjadi,” kata Yandri kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/7).
 

 
Menurut Yandri, PAN memang mengupayakan Meneg BUMN Erick Thohir sebagai bakal cawapres untuk Prabowo maupun Ganjar. Sedangkan opsi merapat dan berkoalisi dengan Golkar adalah untuk menduetkan Airlangga dengan Zulhas.

“Artinya mana nanti yang duluan deal-nya ketemu, ya saya kira itu yang akan dideklarasikan oleh PAN,” tuturnya.

Sebab, lanjut Yandri, tiga opsi tersebut dari sisi syarat untuk mendaftarkan ke KPU, tidak ada kendala. Karena ambang batas pencalonan presiden atau Presidential Threshold 20 persen sudah terpenuhi oleh 3 opsi tersebut.

“Nah tapi, sampai sekarang belum ada kata deal atau kesepakatan final antara PAN dengan partai-partai lain yang membangun koalisi yang saya sebutkan tadi,” demikian Yandri Susanto.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya