Berita

Muslim Arbi/Ist

Politik

Muslim Arbi: Bila Mau, PDIP, Nasdem dan Demokrat Bisa Makzulkan Jokowi

MINGGU, 09 JULI 2023 | 22:33 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tiga partai besar, PDI Perjuangan, Demokrat dan Nasdem diperlakukan seperti anak kecil yang harus patuh pada Presiden Joko Widodo. Ketiga partai besar itu bisa saja memakzulkan Jokowi.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, mengatakan, setelah hampir sepuluh tahun Nasdem yang dipimpin Surya Paloh mengawal Jokowi sebagai presiden, kini terlibat perang terbuka di antara keduanya.

"Kader-kader Nasdem satu persatu diobok-obok dengan dalih korupsi dan hukum," kata Muslim, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (9/7).


Sama halnya dengan Demokrat. Seperti diketahui, kata dia, Partai Demokrat juga mau diambil alih orang Istana, dalam hal ini Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko, lewat pengadilan.

"Itu tindakan melanggar UU. Jokowi juga membiarkan Moeldoko berusaha merebut Demokrat tanpa alasan jelas. Meski pada 16 sidang selalu kalah, tetapi anak Kediri itu mencoba peruntungan melalui PK di MA," katanya.

Saat ini, sambung Muslim, publik menyaksikan sedang terjadi perang politik antara Jokowi dengan Ketua Umum (Ketum) PDIP, Megawati Soekarnoputri, secara terang-terangan dan terbuka.

"PDIP dan Megawati telah mencapreskan Ganjar, tetapi Jokowi malah mendukung Prabowo sepenuh hati," katanya.

Diakui Muslim, banyak pihak menilai bahwa perkelahian Jokowi dengan Megawati hanya sandiwara. Namun tak sedikit pula yang menganggap bahwa konflik itu memang benar terjadi.

"Kalau konflik itu benar, maka Jokowi memang berusaha semaksimal mungkin dengan istilah cawe-cawenya, berusaha menggolkan Prabowo sebagai Capres dan menjadikannya sebagai presiden," jelas Muslim.

Artinya, Jokowi memang benar-benar mau menghabisi PDIP dan Megawati.

Tapi jika ternyata hanya sandiwara, berarti Jokowi dan Megawati sengaja hendak menguasai peta perpolitikan dan berusaha menggugurkan pencapresan Anies Baswedan yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

"Sandiwara PDIP dan Megawati itu dibaca publik, seperti saat Ganjar seolah dibenci, tapi akhirnya dicapreskan. Jadi, publik menganggap dimusuhinya Ganjar sebelum dicapreskan hanya sandiwara belaka," urai Muslim.

Dari beberapa peristiwa itu, kata dia, Jokowi terlihat memperlakukan ketiga partai besar (PDI Perjuangan, Nasdem dan Demokrat), seperti anak kecil yang harus mematuhinya.

"Padahal PDIP dan Nasdem yang membesarkan dan mengawal Jokowi hingga bertahan sampai dua periode," katanya.

Padahal, bila PDIP, Nasdem, dan Demokrat, menggalang inisiasi pemakzulan, pasti bisa.

"Jadi, tiga Parpol itu ditambah parpol lain yang di ada DPR, tidak perlu takut menghadapi Jokowi. Jika proses pemakzulan telah berjalan, maka Jokowi tinggal menghitung hari," pungkas Muslim.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya