Berita

Foto bersama Pengabdian Kemitraan Luar Negeri (PKLN) Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang di Brunei Darussalam/Ist

Dunia

Universitas Negeri Malang Gelar Pengabdian Masyarakat untuk WNI di Brunei

MINGGU, 09 JULI 2023 | 14:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebagai bagian dari pengamalan Tri Dhama Perguruan Tinggi, Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang (UM) melaksanakan pengabdian masyarakat di Brunei Darussalam.

Wakil Dekan I Fakultas Psikologi UM, Nur Eva dan Alumni Fakultas Psikologi UM, Psikolog Sri Andayani menjadi perwakilan UM untuk menggelar rangkaian pengabdian yang didekasikan untuk WNI di Brunei mulai tanggal 4 hingga 10 Juli 2023.

Wadek Psikologi UM menjelaskan bahwa Kegiatan Masyarakat, dengan skema Pengabdian Kemitraan Luar Negeri (PKLN) terlaksana melalui kerja sama UM dengan KBRI Bandar Seri Begawan dan Persatuan Masyarakat Indonesia di Brunei Darussalam (PERMAI).   


Selama di Brunei, kata Eva, terdapat sejumlah kegiatan yang dilakukan untuk mengedukasi orang tua dalam upaya mengoptimalkan potensi anak-anak mereka.

"Kami melakukan kegiatan Asesmen Kognitif terhadap Anak Usia Sekolan dan Konseling Hasil Asesmen Kognitif, kemudian Workshop Parenting sebagai upaya mengoptimalkan potensi anak,” ungapnya, dalam sebuah pernyataan yang diterima redaksi pada Minggu (9/7).

Menurut psikolog Sri Andayani, tercatat lebih dari 25 anak WNI berusia 8 hingga 15 tahun melakukan tes asesmen kognitif. Para orang tuanya juga melakukan konseling secara bergiliran berdasarkan hasil asesmen tersebut.

"Hasil asesmen kognitif pada usia anak bukan harga mati, tetapi merupakan informasi awal untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki anak,’ ujarnya.

Selain itu, kata Sri, lebih dari 75 WNI antusias menghadiri Parenting Workshop untuk mendengarkan penjelasan mengenai pola  asuh anak yang sesuai dengan situasi dan kondisi saat ini.

Kuasa Usaha ad interim KBRI Bandar Seri Begawan, Irwan Iding, menyambut baik dan sangat mengapresiasi upaya dua psikolog UM tersebut.

“Diharapkan kegiatan pengabdian itu dapat dilakukan berkesinambungan, sehingga semakin banyak anak-anak Indonesia usia sekolah di Brunei memperoleh kesempatan untuk melakukan tes asesmen kognitif,” kata Iding dalam sambutannya.

Sementara itu, Presiden PERMAI Mukhidin Umar mendukung penuh kegiatan UM yang sangat bermanfaat sekali bagi WNI di Brunei.

"Banyak warga yang merasa senang, dan menyatakan manfaat langsung  dari kegiatan UM di Brunei," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya