Berita

Prabowo Subianto, Megawati Soekarnoputri dan Joko Widodo/Net

Politik

Relawan Jokowi Deklarasi Prabowo-Airlangga, PDIP Kukuh Dukung Ganjar

SABTU, 08 JULI 2023 | 20:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

PDI Perjuangan (PDIP) diyakini tidak mendukung bakal Capres Prabowo Subianto, meski relawan Jokowi kini bergeser dukungan ke pimpinan Partai Gerindra itu.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, menilai, PDIP gengsi bila memberikan dukungan kepada Prabowo.

Partai yang dinakhodai Megawati Soekarnoputri itu merasa sudah cukup ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) 20 persen, dan telah mendeklarasikan bakal Capres Ganjar Pranowo.


“Kalau PDIP belok ke Prabowo kayaknya gengsi ya. Kenapa? Karena dia punya golden tiket, dan sudah mendeklarasikan Ganjar,” kata Ujang, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu malam (8/7).  

Bagi PDIP, tidak ada pilihan lain kecualu kukuh mengusung Ganjar. Karena PDIP takut dianggap sebagai partai yang tidak kuat, setelah memenangkan dua kali Pemilu, 2014 dan 2019.

“Ya gengsi, makanya mengusung kader sendiri. Karena itu, tampaknya PDIP akan bertarung dengan poros Prabowo, dan poros Anies,” demikian Ujang.

Seperti diberitakan, relawan Joko Widodo, Pro Jokowi (Projo) Sumatera Barat, telah menggelar Konferda Projo dan menyatakan dukungan kepada pasangan Prabowo Subianto-Airlangga Hartarto untuk Pilpres 2024.

“DPD Projo Sumbar mengajukan usulan Bapak Prabowo Subianto sebagai calon presiden, dan Bapak Airlangga Hartarto sebagai wakilnya,” kata Ketua DPD Projo Sumbar, Muhammad Husni Nahar, seperti diberitakan Kantor Berita RMOLSumbar, Rabu (5/7).

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya