Berita

Rapat koordinasi Bawaslu Bandar Lampung, di Hotel Grand Anugrah, Jumat (7/7)/RMOLLampung

Nusantara

Ekspos Hasil Pengawasan, Bawaslu Bandar Lampung Temukan 1.303 Pemilih Bermasalah

SABTU, 08 JULI 2023 | 04:45 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Bawaslu Bandar Lampung menggelar rapat koordinasi hasil pengawasan pemutakhiran data dan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024, di Hotel Grand Anugrah, Lampung, Jumat (7/7).

Anggota Bawaslu Kota Bandar Lampung, Yusni Ilham, mengatakan, ekspos hasil pengawasan ini merupakan bahan evaluasi bagi jajaran pengawas Pemilu untuk mengawal hak pilih masyarakat.

"DPT sudah ditetapkan KPU, tapi bukan berarti persoalan daftar pemilih selesai, ini justru awal. Karena hari penetapan DPT sampai dengan pemungutan suara lumayan jauh. Ada sekitar kurang lebih tujuh bulan,” ujar Yusni Ilham, dikutip Kantor Berita RMOLLampung.


Menurut Yusni ada beberapa temuan hasil pengawasan melekat dan uji fakta pencocokan dan penelitian tahapan Pemutakhiran Daftar Pemilih pada Pemilu 2024 di Kota Bandar Lampung Periode 12 Februari-8 Maret 2023.

Di antaranya, 87.470 jumlah pemilih salah penempatan, 7.289 pemilih bukan penduduk setempat, 781 pemilih disabilitas, 455 pemilih meninggal, dan 291 pemilih tidak dikenal.

Selanjutnya, 170 pemilih belum memiliki e-KTP tapi memiliki Kartu Keluarga, 92 pemilih pindah domisili, 19 pemilih anggota Polri, 18 pemilih anggota TNI, dan 5 pemilih di bawah umur.

Selain itu terdapat 1.303 total sebaran pemilih bermasalah dalam saran perbaikan Bawaslu Bandar Lampung.

Rinciannya, 24 dalam tahapan Coklit atau Daftar Pemilih Sementara (DPS), 983 orang dalam tahapan daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHB) dan 296 DPSHP akhir.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya