Berita

Anggota Komisi III DPR RI Santoso/Net

Politik

Data Paspor WNI Bocor, Demokrat Desak Pemerintah Tanggung Jawab

JUMAT, 07 JULI 2023 | 17:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tiga puluh empat juta data paspor warganegara Indonesia diperjualbelikan di internet dengan harga yang murah oleh pihak asing.

Anggota Komisi III DPR RI Santoso menuturkan pemerintah harus bertanggung jawab dengan adanya kebocoran data ini.

“Pemerintah harus bertanggungjawab atas peristiwa ini. Termasuk pihak kontraktor pengadaan barang untuk penyimpanan data tersebut,” ucap Santoso kepada wartawan, Jumat (7/7).


Legislator dari Fraksi Demokrat ini, mempertanyakan sistem keamanan data pribadi di Indonesia, yang kerap mengalami kebocoran.

“Kenapa, data yang sangat rahasia, dapat bocor? Apakah itu disengaja/dijual, kepada pihak asing atau standar pengamanan dari alat tersebut memang tidak memenuhi syarat?” tanyanya.

Menurutnya, jika kebocoran itu dikarenakan ketidakmampuan sistem pengamanan di server yang dimiliki pemerintah, dalam hal ini Dirjen Imigrasi dan Kominfo yang mudah diretas, maka pemerintah harus segera memperbaiki serta memperkuat server yang telah diretas.

Dia menambahkan, dengan adanya kebocoran data paspor ini, pemerintah perlu memperkuat kinerja cyber crime. Sebab, kasus kebocoran ini membuktikan bahwa cyber crime tidak boleh dianggap remeh. Karena, data yang diretas bukan hanya membahayakan kepentingan dan keamanan negara.

"Tapi juga merugikan masyarakat yang terdaftar dalam data paspor itu,” tutupnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya