Berita

Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono, Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono saat meninjau rumput JIS/Net

Politik

Demokrat Tidak Ingin Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Lagi Gara-gara Rumput

KAMIS, 06 JULI 2023 | 20:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrat mewanti-wanti pemerintah dan PSSI untuk mengakhiri polemik Jakarta International Stadium (JIS). Partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu tidak mau perdebatan seputar rumput kembali menggagalkan Indonesia menjadi tuan rumah ajang sepakbola dunia.

“Mau di JIS, mau di mana, itu kan hak PSSI. Tidak perlu dicari-cari alasan. Fokus saja bagaimana agar Piala Dunia U-17 bisa digelar dengan baik di Indonesia,” tegas Koordinator Jurubicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra kepada wartawan, Kamis (6/7).
 
Herzaky menyatakan bahwa rakyat Indonesia tidak ingin lagi dijanjikan harapan palsu oleh pemerintah maupun PSSI. Rakyat ingin pelaksanaan Piala Dunia U-17 tetap berlangsung di Indonesia dan tidak kembali gagal seperti ajang Piala Dunia U-20 beberapa waktu lalu.


"Kita ingin Piala Dunia U-17 benar-benar bisa berlangsung di Indonesia. Jangan sampai seperti Piala Dunia U-20 yang batal digelar di Jateng kemarin,” tegasnya.

Menurut Herzaky, apabila Piala Dunia U-17 tidak dapat diselenggarakan, hal tersebut akan mencoreng citra Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai kepala negara dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sebagai pihak yang bertanggung jawab.

"Malunya bisa tujuh turunan nanti PSSI dan Indonesia. Masak Presiden Joko Widodo dan Erick Thohir sampai gagal dua kali,” demikian Herzaky.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya