Berita

Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto saat Lebaran, beberapa waktu lalu/Net

Politik

Bila PKB Hengkang, Golkar Potensi Merapat ke Gerindra Usung Prabowo-Airlangga

KAMIS, 06 JULI 2023 | 14:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pasca pertemuan Fraksi PKB dan PDIP, Selasa (4/7) lalu, Gerindra berpotensi ditinggalkan partai yang dinakhodai Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Di sisi lain, Golkar dimungkinkan merapat ke Prabowo.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, berpandangan, bila PKB hengkang dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR), bisa jadi Partai Golkar masuk dan membentuk koalisi dengan Partai Gerindra.

Dengan demikian, Partai Gerindra dan Golkar bisa mengusung duet Prabowo Subianto-Airlangga Hartarto pada Pilpres 2024.


“Kemungkinan Airlangga Hartarto masuk ke koalisi Gerindra. Artinya, Prabowo-Airlangga bukan tidak mungkin, bahkan cukup potensial membangun koalisi,” kata Pangi, kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Kamis (6/7).

Terlebih, tambah Pangi, hingga kini Partai Golkar belum menentukan sikap politik, apakah merapat ke koalisi pengusung Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, atau Anies Baswedan, karena partai berlambang beringin itu baru menentukan sikap sebelum 17 Agustus 2023.

Pengamat Politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu menilai, kedekatan Airlangga dengan Prabowo yang sudah beberapa kali bertemu, bisa berujung pembentukan koalisi.

Apalagi, sambungnya, ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold (PT) 20 persen sudah terpenuhi bila Gerindra dan Golkar berkoalisi.

“Mereka (Gerindra-Golkar) sudah seperti kapal yang siap berlayar menuju kemenangan,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Fraksi PDIP bersama Fraksi PKB telah bertemu, di ruang Fraksi PDIP, antara lain membahas Pilpres 2024.

“Apakah di situ Capres dan Cawapres dibicarakan, ya dibicarakan, tapi kan kita semua tahu itu masukan untuk ibu Ketum," ungkap Ketua Bappilu PDIP, Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul, kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (5/7).

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Prediksi Mossad Gagal, Netanyahu Disebut Murka ke Direktur Intelijen

Senin, 23 Maret 2026 | 13:39

Kasus Andrie Yunus Bisa Diusut Timwas Intelijen DPR

Senin, 23 Maret 2026 | 13:23

Pengamat: Trump Inkonsisten Soal Selat Hormuz

Senin, 23 Maret 2026 | 13:09

Daftar Negara yang Terancam Bangkrut Akibat Perang Iran

Senin, 23 Maret 2026 | 12:53

Gebrakan Xiaomi SU7 2026: Ludes 15 Ribu Unit dalam 34 Menit, Daya Jelajah Tembus 900 Km!

Senin, 23 Maret 2026 | 12:37

H+2 Lebaran, Emas Antam Turun Rp50 Ribu

Senin, 23 Maret 2026 | 12:35

WFH Jangan Ganggu Kinerja Perusahaan, DPR Minta Pemerintah Hati-hati

Senin, 23 Maret 2026 | 12:31

124 Perusahaan Truk Kena Sanksi Saat Lebaran, Mayoritas Pelanggaran ODOL

Senin, 23 Maret 2026 | 12:08

Menhub Siapkan Strategi Khusus Amankan Arus Balik Lebaran 1447 H Lintas Sumatra-Jawa

Senin, 23 Maret 2026 | 11:27

DJP: Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta, Lapor SPT Tahunan Capai 8,7 Juta

Senin, 23 Maret 2026 | 11:03

Selengkapnya