Berita

Anggota KPU RI Betty Epsilon Idroos/RMOL

Politik

KPU Bantah Tudingan Bawaslu Soal Basis Data DPT Cuma dari Sidalih

KAMIS, 06 JULI 2023 | 09:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tudingan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) soal daftar pemilih tetap (DPT) hanya mengambil data dari sistem informasi daftar pemilih (Sidalih), dibantah Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Anggota KPU RI Betty Epsilon Idroos menjelaskan, penyusunan DPT sebelum ditetapkan pada 2 Juni 2023 melalui proses panjang, yakni sejak 14 Desember 2022 saat Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) hingga pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih di lapangan.

“Semua alur itu tidak ujug-ujug ada. Dia harus dari bawah dulu,” ujar Betty saat ditemui di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (5/7).


Ketua Divisi Data dan Informasi KPU RI itu memaparkan, coklit oleh panitia pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) direkap oleh panitia pemungutan suara (PPS) dan ditetapkan.

“Penetapan dari PPS, kan mengundang Panwas (panitia pengawas), parpol. Dan direkap lagi lewat PPK (panitia pemilihan kecamatan), dan diberikan (ruang) tanggapan terbuka juga. Baru ditetapkan di kabupaten/kota, dimintai tanggapan,” urainya.

Maka dari itu, Betty menilai tudingan Bawaslu yang menyebut basis data DPT Pemilu 2024 hanya berasal dari Sidalih tidak tepat.

Karena, hasil pemutakhiran data secara bertingkat tersebut selalu dilakukan pembaharuan ke dalam Sidalih.

“Di update. Berdasarkan data yang dari Dukcapil dan keluaran yang kita bikin. Kan teman-teman turun semua. Dan melalui Sidalih kita berkoordinasi antara (petugas) dalam negeri dan luar negeri,” ucapnya.

“(Misalnya) ternyata orang ini udah jadi mahasiswa di sini (di luar negeri), itu dihapus (data memilihnya di domisilinya),” demikian Betty menambahkan sembari memberikan contoh.

Tudingan Bawaslu mengenai basis data DPT Pemilu 2024 didasarkan pada temuan hasil pengawasan penyusunan daftar pemilih di daerah.

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja menuturkan dalam kesempatan sebelumnya, bahwa KPU menyusun daftar pemilih hanya berbasis pada Sidalih. Sementara data hasil coklit tidak dimasukkan.

“Bagaimana dari (data hasil) Mutarlih (diperbaharui) ke Sidalih, kemudian dari Sidalih balik lagi (disusun) ke DPT. Itu yang perlu dijelaskan oleh teman-teman KPU,” ujar Bagja kepada wartawan, Sabtu (1/7).

“Buat apa ada coklit (pencocokan dan penelitian data pemilih di lapangan) kalau yang dipakai dari Sidalih semua,” sambungnya.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Usai DPR, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:24

HLN ke-81: PLN Perkuat Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:47

IKA FH Undip Gelar Konsolidasi, Ini yang Dibahas

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:55

Tolak Usul Luhut, PKS Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:25

Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Lewat SPSE V5

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:57

Konser Andrea Bocelli Turut Serukan Solidaritas Palestina Tuai Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:28

Menanti Negarawan di Tengah Oase Pragmatisme

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:55

InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur Dukung Pertumbuhan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:25

Revitalisasi Intisab Siapkan Kepemimpinan Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:59

Kemerdekaan yang Belum Selesai: Dari Cita-Cita 1945 ke Amarah Gen Z

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:30

Selengkapnya