Berita

Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Fadlul Imansyah/Ist

Politik

BPKH: Pengumuman Kuota Haji 2024 Lebih Cepat, Momen Jemaah Haji Dapat Fasilitas Terbaik

RABU, 05 JULI 2023 | 08:47 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kuota haji 2024 sudah diumumkan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq F Al Rabiah. Indonesia kembali mendapat 221.000 kuota.

Merespons itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Fadlul Imansyah, menyambut baik langkah Kementerian Haji dan Umrah yang menginformasikan kuota 1445 H jauh lebih awal dari biasanya.

Fadlul berharap pengumuman kuota haji memberikan banyak ruang untuk penentuan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji atau BPIH.


"Yang pada gilirannya akan banyak waktu untuk persiapan penyelenggaraan haji, termasuk perkiraan biaya akomodasi, transportasi, dan katering," kata Fadlul Imansyah, Rabu (5/7).

Dari aspek pengelolaan keuangan haji, sambung dia, pengumuman kuota lebih awal merupakan kesempatan mempersiapkan layanan lebih cepat. Dengan begitu Pemerintah diharapkan mendapat harga terbaik. Sebab, pemesanan seluruh fasilitas pelayanan haji dapat dilakukan lebih dini.

Bagi Fadlul, pengumuman kuota memberi harapan jemaah haji Indonesia mendapatkan fasilitas terbaik, mengingat ketersediaan dana kelola haji yang cukup mumpuni secara jumlah dan nilai.

Fadlul juga menambahkan, penetapan kuota di awal juga dapat dilihat sebagai kesempatan bagi pemerintah Indonesia  melakukan kontrak sewa fasilitas penyelenggaraan haji melalui pembayaran uang muka.

Langkah itu, kata Fadlul, dapat dijadikan sebagai pembelajaran awal sebelum melakukan kontrak sewa jangka menengah atau jangka panjang.

"Pada gilirannya, hal itu juga dapat menjaga stabilitas harga atas pembiayaan jemaah haji Indonesia, sehingga terhindar dari fluktuasi harga akibat perubahan kurs atau tingkat inflasi," ujarnya.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya