Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pakar Bisnis Australia: Penerapan Empat Hari Kerja Banyak Membawa Dampak Positif

RABU, 05 JULI 2023 | 07:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Keputusan sejumlah perusahaan mengurangi jam kerja karyawan menjadi empat hari dalam seminggu mendapat sambutan positif dari pakar bisnis Australia, Zhou Jiang, dari Universitas RMIT.

Dalam pernyataannya Jiang mengatakan, akan ada masalah kesehatan mental dan kesejahteraan di antara staf yang bekerja terlalu keras, maka dengan pengurangan jam kerja tanpa pemotongan gaji akan meningkatkan kesejahteraan karyawan dan meningkatkan produktivitas.

"Pengenalan empat hari kerja dalam seminggu menyampaikan pesan yang kuat bahwa pemberi kerja memperhatikan keseimbangan kehidupan kerja," kata Jiang, seperti dikutip dari 9News, Selasa (4/7).


Itu juga berarti bahwa pemberi kerja memiliki keterbukaan terhadap solusi baru dan inovatif untuk mendukung karyawan, dan memiliki komitmen untuk membangun tenaga kerja yang berkelanjutan dan tangguh.

“Empat hari seminggu akan menjadi pengubah permainan untuk banyak sektor," katanya.

Dunia kerja yang menerapkan praktik ini - dengan cara yang sesuai dengan konteks - akan mendapatkan dan mengumpulkan keunggulan kompetitif dengan cepat dan berkelanjutan, menurut Jiang.

Faktor kunci dalam keberhasilan program pengurangan jam kerja akan ditentukan oleh bagaimana perusahaan merancang ulang pekerjaan sesuai dengan jadwal baru. Kemungkinan besar juga banyak manfaat lain dari perubahan tersebut, termasuk banyak potensi dampak positif terhadap lingkungan.

"Mengurangi perjalanan pulang pergi membantu mengurangi kemacetan lalu lintas dan polusi karbon," kata Jiang.

"Ini juga dapat membantu pekerja memperkaya perannya di dalam keluarga, dan membantu mengatasi kesenjangan gender masyarakat, seperti melalui peningkatan fleksibilitas untuk tugas pengasuhan dan peningkatan kesempatan kerja yang setara tanpa memandang gender," ujarnya.

Sejauh ini, kata Jiang, bukti empat hari seminggu kebanyakan datang dari negara maju.

“Sangat menyenangkan melihat bahwa program percontohan akan segera terjadi di negara-negara berkembang seperti Afrika Selatan dan Brasil," katanya.

Ia juga berharap dapat melihat hasil dari program percontohan "empat hari seminggu" di masa depan di lebih banyak negara berkembang seperti India dan China, yang menurutnya di dua negara itu banyak karyawan ditekankan untuk bekerja dengan model 9-9-6 (09:00-21:00 selama 6 hari per minggu), pola kerja yang terlalu keras menurutnya.

"Saya memperkirakan bahwa budaya masyarakat, serta norma budaya dan orientasi nilai individu, akan secara signifikan mempengaruhi kelayakan dan efektivitas penerapan empat hari kerja dalam seminggu," tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya