Berita

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie/Net

Politik

Bawaslu Macan Ompong Jika Dugaan Kampanye Terselubung Bacapres Dibiarkan

SELASA, 04 JULI 2023 | 16:49 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Taring Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam menindak dugaan kampanye terselubung bakal Capres 2024, yang terjadi pada masa sosialisasi partai politik (Parpol), dipertanyakan publik.

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menilai, Bawaslu belakangan ini seperti melakukan pembiaran terhadap Bacapres berkampanye di masa sosialisasi.

Padahal, menurut PKPU 33/2018, sosialisasi hanya boleh dilakukan oleh Parpol secara terbatas di internal, sehingga bacapres yang diusungnya belum boleh bermanuver di muka umum.


“Memang Bawaslu kali ini bak macam ompong,” kata Jerry menyindir, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (4/7).

Dia menjelaskan, contoh konkret pembiaran Bawaslu terhadap dugaan pelanggaran kampanye nampak terjadi pada kasus pembagian amplop Ketua DPP PDIP Said Abdullah, di masjid yang dibangun orang tuanya di Jawa Timur.

Bahkan, dia menyebut polemik sapi kurban Dewi Persik dengan pejabat RT di kediamannya lantaran menolak sapi kurban dari relawan Ganjar Pranowo, juga bagian kampanye colongan.

“Waktu lalu ada pembagian amplop di wilayah Jatim, dan intrik politik di kasus sapi kurban Dewi Persik, tapi tak ada sangsi dari Bawaslu,” urainya mengungkit.

Meski menganggap Bawaslu saat ini seperti macan ompong, doktor komunikasi politik lulusan America Global University itu mendorong pelaksanaan Pemilu yang Luber dan Jurdil.

“Saat ini harus digalakan prinsip langsung, umum, bebas, bersih, dan jurdil dalam pemilihan. Ini jika terus dilakukan, maka tingkat demokrasi kita akan naik,” demikian Jerry menambahkan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya