Berita

Menteri Luar Negeri India, S Jaishankar dan Menteri Luar Negeri Filipina, Enrique Manalo saat berjabat tangan di New Delhi pada Kamis, 29 Juni 2023/Net

Dunia

India-Filipina Tingkatkan Kerja Sama Berbagai Sektor

SENIN, 03 JULI 2023 | 16:13 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

India dan Filipina sepakat untuk meningkatkan kerja sama bilateral dalam berbagai bidang, khususnya dalam sektor perdagangan, investasi, pertahanan, kesehatan, kedokteran, hingga pertanian.

Komitmen ini disampaikan ketika Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar dan Menteri Luar Negeri Filipina Enrique Manalo bersama-sama memimpin Komisi Gabungan Kerja sama Bilateral India-Filipina (JCBC) ke-5 di New Delhi pada Kamis (29/6).

Pada pertemuan tersebut, Menlu Jaishankar menyoroti pentingnya menstabilkan wilayah Indo-Pasifik, menjunjung tinggi supremasi hukum, dan mempromosikan multilateralisme yang inklusif.


"Seluruh kerja sama itu penting dilakukan, khususnya dalam bidang pertahanan. India dan Filipina adalah negara-negara demokratis di Asia yang memiliki banyak kesamaan dan pandangan yang serupa dalam isu-isu global dan regional," kata Jaishankar, seperti dikutip Business Standard, Senin (3/7).

Menanggapi hal tersebut, Menlu Manalo menuturkan bahwa negaranya telah menganggap India sebagai mitra prioritas, dan mereka berharap kedua negara dapat memperluas kemitraan ini lebih lanjut.

“Kami sangat mementingkan hubungan kami dengan India. Sejak JCBC pertama, sejumlah bidang kerja sama utama telah dibahas dan sebenarnya, tindakan telah diambil, dan kami berharap dapat memperluasnya lebih jauh ke diskusi kami hari ini," katanya.

Menurutnya, sejak kedua negara saling membuka Konsulat Jenderalnya masing-masing setelah kemerdekaan, Filipina telah merasakan kemajuan hubungan dengan India, dan ia optimis bahwa di masa depan hubungan kerja sama tersebut dapat semakin terjalin dengan erat. Tahun ini kedua negara itu akan merayakan pembentukan hubungan diplomatiknya yang ke-75 tahun .

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya