Berita

Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Kang Tamil: Hubungan Megawati-Jokowi Sedang Tidak Baik-baik Saja

SENIN, 03 JULI 2023 | 07:35 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Hubungan Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, diyakini sedang tidak baik-baik saja.

Belakangan Jokowi terkesan lebih dekat dengan Prabowo Subianto, ketimbang dengan Ganjar Pranowo yang notabene calon presiden PDIP.

Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan, mengatakan, simbol-simbol yang ditunjukkan Jokowi lebih dekat dengan Prabowo, bahkan relawan Jokowi juga lebih mendukung Prabowo, menjadi lampu merah bagi PDIP yang sudah mengusung Ganjar.


"Ganjar ini nggak punya magnet politik. Nggak punya daya jual. Daya jual Ganjar itu satu-satunya ya Jokowi. Tapi di sisi lain, saya melihat justru ini nilai tawar Jokowi ke Megawati," kata Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (3/7).

Kang Tamil, sapaan akrabnya, juga menilai, Jokowi ingin memberi pesan ke Megawati, bahwa Ganjar tanpa dia bukanlah siapa-siapa.

"Maka, sinyal-sinyal politik yang hari ini diberikan Jokowi kepada Prabowo, justru menggambarkan bahwa hubungan antara Jokowi dan Megawati sedang tidak baik-baik saja," tuturnya.

"Mau ditutupi bagaimana pun, intrik-intrik politik Jokowi itu tergambarkan secara gamblang," sambung dosen di Universitas Dian Nusantara itu.

Kang Tamil juga meyakini, intrik-intrik politik Jokowi itu merupakan bagian dari nilai tawar kepada Megawati atas deal-deal tertentu yang harus menguntungkan Jokowi nantinya.

"Tentu tidak jauh-jauh dari kekuasaan, baik secara internal partai, maupun kekuasaan atas Ganjar ketika memimpin kelak," pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya