Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Serangan Drone Sasar Pangkalan Wagner di Libya

SABTU, 01 JULI 2023 | 11:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Serangan drone yang tidak diketahui asalnya, mendarat di pangkalan udara Libya Timur, tempat di mana kelompok tentara bayaran Rusia Wagner berbasis.

Mengutip African News pada Sabtu (1/7), sumber anonim menyebut tidak ada korban jiwa dalam serangan yang terjadi di Kamis malam (29/6) itu.

"Serangan itu menargetkan pangkalan udara al-Kharrouba, tempat pasukan Wagner, yang terletak 150 km tenggara Benghazi. Tidak ada korban jiwa," ungkap laporan tersebut.


Libya berada dalam cengkeraman krisis politik dan keamanan yang besar sejak rezim Muammar Gaddafi jatuh pada 2011.

Dari April 2019 hingga Juni 2020, perwira militer di Libya timur, Khalifa Haftar, menggunakan tentara bayaran dari Chad, Sudan, Nigeria, Suriah, termasuk Wagner, untuk merebut ibu kota Tripoli. Namun, Haftar mengalami kegagalan.

Sejak itu, ratusan personel Wagner tetap aktif di Libya.

Beberapa dari mereka telah dipindahkan ke Mali dan ke Ukraina untuk berperang bersama tentara Rusia.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya