Berita

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo/Net

Politik

Partai Garuda: Jangan Mengkhayal Jokowi Maju Lagi di Pilpres 2024

SABTU, 01 JULI 2023 | 07:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pelaksanaan pemilihan presiden (Pilpres) 2024 yang tinggal beberapa bulan lagi perlu dijaga agar narasinya tetap menyuguhkan ide dan gagasan demi kemajuan bangsa.

Pada Pilpres 2024, masyarakat juga perlu fokus untuk menimbang dan memilih capres sesuai harapan.

"Pertarungan para kandidat sudah dimulai. Ada yang bertarung ide, konsep, rekam jejak, bahkan ada yang memainkan politik terzolimi," kata Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (1/7).


Teddy menekankan, Pilpres 2024 adalah ajang kontestasi bagi calon presiden (capres) sosok baru, bukan berstatus petahana atau incumbent.

Namun sayang, hingga saat ini masih ada pihak-pihak menyeret Presiden Joko Widodo seolah-olah sebagai kontestan Pilpres 2024.

"Mereka membandingkan dan menyerang Jokowi, seolah-olah ketika Jokowi menjadi presiden diwariskan keadaan yang sangat sempurna. Jokowi lalu diserang seolah merusak kesempurnaan itu," sambung Teddy.

Teddy mencermati, manuver-manuver tersebut sengaja dilakukan sejumlah pihak semata-mata untuk mendapat perhatian rakyat.

Oleh karenanya, Teddy mengimbau kepada masyarakat, khususnya pemegang suara untuk tetap fokus pada kandidat capres dan cawapres yang akan bertarung di 2024. Hal ini lebih penting dibanding memaksa logika tak masuk akal seolah-olah Jokowi akan kembali bertarung di 2024.

"Tidak perlu memperdebatkan khayalan, fokus saja untuk menilai kandidat," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya