Berita

Tito Karnavian-Ganjar Pranowo-Firli Bahuri/Repro

Politik

Natalius Pigai: Ganjar-Tito atau Firli Kombinasi Duet Bhinneka Tunggal Ika

JUMAT, 30 JUNI 2023 | 22:02 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Menjelang Pemilihan Presiden pada 2024 mendatang, bursa pasangan capres-cawapres terus dibicarakan masyarakat.

Saat ini, setidaknya sudah ada tiga sosok yang diprediksi maju sebagai calon presiden (capres) yakni Ganjar Pranowo diusung oleh PDI Perjuangan yang sejauh ini koalisi dengan PPP dan Perindo.

Sementara Gerindra bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) setuju Prabowo Subianto sebagai capres, dan Anies Baswedan dari Koalisi Persatuan untuk Perubahan (KPP), Nasdem, Demokrat dan PKS.


Aktivis HAM yang turut mengamati dinamika politik nasional, Natalius Pigai berpandangan, jika masyarakat menginginkan pasangan capres-cawapres Bhineka Tunggal Ika, berbeda tetapi tetap satu, maka pilihan yang pas ialah sosok capres dari Jawa didampingi oleh wapres berdarah luar Jawa.

“Capres Bhinneka Tunggal Ika, Ganjar-Tito Karnavian/Firli Bahuri,” kata Pigai kepada redaksi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat malam (30/6).

Ganjar Pranowo sementara kalangan menilai perlu wakil presiden dari unsur penegak hukum, dengan begitu pasangan ini memiliki latar belakang yang berbeda. Tito yang mantan Kapolri dan Firli sebagai Ketua KPK mewakili unsur penegak hukum yang dikenal tegas dan memiliki kapabilitas.

Sementara jika masyarakat menginginkan duet yang mewakili mayoritas dan minoritas, setidaknya Prabowo Subianto bisa berpasangan dengan Muhaimin Iskandar.

Lalu Anies Baswedan bisa mewakili mayoritas dan minorotas jika berpasangan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ataupun Putri Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Zannuba Ariffah Chafsoh alias Yenny Wahid.


Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya