Berita

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat menemani Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke daerah/Net

Politik

Ketegasan Teruji, Wajar Jokowi Dukung Prabowo daripada Ganjar

KAMIS, 29 JUNI 2023 | 21:18 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Analisa media Singapura harian The Straits Times bahwa sebenarnya Joko Widodo mendukung Prabowo Subianto ketimbang Ganjar Pranowo sangat masuk akal.

Menurut Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul, setidaknya ada beberapa faktor yang menguatkan Jokowi lebih mendukung Prabowo, antara lain faktor ketegasan.

“Karena eksekusi sebuah kebijakan butuh ketegasan. Ini yang saya kira Ganjar belum teruji soal ketegasan,” kata Adib kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (28/6).


Ketegasan Prabowo, urai Adib sudah terbukti dan teruji saat memimpin Partai Gerindra. Disaat bisa membawa seluruh gerbong partai ke dalam pemerintahan Jokowi yang menjadi rival pada Pilpres 2014 dan 2019.

“Tapi tetap membuat adem Gerindra ini adalah sebuah bukti, Ganjar saya kira tidak teruji. Bahkan di Jawa Tengah banyak hal-hal yang mudah diatasi tetapi malah membuat rame, seperti (peristiwa kekerasan) Wadas, gitu kan,” ujar Adib.

Dengan demikian bagi Adib, faktor ketegasanlah yang menjadi dasar harian The Stratits Times meyakini kalau Jokowi sebetulnya mendukung Prabowo ketimbang Ganjar Pranowo.

Harian The Straits Times melihat sejumlah variabel yang menguatkan bahwa Jokowi sebetulnya mendukung Prabowo ketimbang Ganjar Pranowo yang diusung sendiri oleh partainya, PDI Perjuangan.

Pertimbangannya antara lain Prabowo merupakan Ketua Umum Partai Gerindra sementara Ganjar hanyalah petugas partai. Kemudian, anak-anak Jokowi mulai berada satu barisan dengan Prabowo karena dijamin akses politik ke depannya. Sementara Jokowi disebut tak mendapatkan garansi seperti itu dari PDI Perjuangan.

“Ini karena Prabowo, ketua Partai Gerindra populis sayap kanan, berkomitmen penuh untuk mendukung karir politik anggota keluarga Jokowi,” tulis harian The Stratis Times.





Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya