Berita

Pil ekstasi Blue Punisher/Net

Dunia

Dua Gadis Tewas, Jerman Peringatkan Bahaya Pil Ekstasi "Blue Punisher"

KAMIS, 29 JUNI 2023 | 10:47 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Peringatan bahaya pil ekstasi "Blue Punisher" diumumkan Kepolisian Jerman setelah menerima laporan kematian dua remaja akibat obat tersebut.

Kepolisian di negara bagian Mecklenburg Western Pomerania pada Rabu (28/6) menceritakan, seorang gadis berusia 13 tahun dari kota Altentreptow meninggal awal pekan ini.

"Dia sempat dibawa ke rumah sakit karena keracunan salah satu pil biru," ungkap laporan tersebut, seperti dimuat Arab News, Kamis (29/6).


Dalam kasus yang sama, dua remaja berusia 14 dan 15 tahun juga dirawat di rumah sakit akibat mengonsumsi pil tersebut.

Pihak kepolisian negara bagian Brandenburg pun kini sedang menyelidiki kematian seorang gadis berusia 15 tahun di Kota Rathenow setelah diduga overdosis narkotika.

"Autopsi akan menentukan apakah dia juga meninggal setelah mengonsumsi obat tersebut atau tidak," ungkap jaksa yang menangani kasus tersebut.

Sementara itu, Kepolisian di negara bagian Neubrandenburg memperingatkan warganya tentang bahaya dari pil 'Blue Punisher'.

"Pil ini memiliki dosis MDMA (bahan kimia) yang sangat tinggi dan bisa menyebabkan kematian," bunyi laporan polisi.

Pil yang menampilkan logo tengkorak diberi nama 'Blue Punisher' karena memiliki bentuk yang sama dengan karakter buku komik Marvel The Punisher.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya