Berita

Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Ahab Sihabudin/Net

Politik

Praktik Politik Pragmatis Ancam Tatanan Demokrasi

MINGGU, 25 JUNI 2023 | 23:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Panasnya suhu persaingan antara para politisi saat ini cenderung diwarnai oleh kepentingan pragmatis. Satu pihak menjatuhkan pihak lain tanpa didasari nilai-nilai luhur Pancasila dan UUD 1945.

Hal itu membuat politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahab Sihabudin, khawatir tatanan demokrasi di tanah air akan rusak, dan membahayakan pondasi ketatanegaraan yang telah dibangun para pendiri bangsa.

"Saya mengingatkan dan mengajak kepada semua stakeholder bahwa politik harus tetap berpedoman di atas pondasi bangsa yang fundamental: Pancasila, Agama, dan Kebudayaan luhur bangsa. Agar politik tidak bersifat sekadar nilai guna,” ucap Ahab, diwartakan Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (25/6).


Ahab mengingatkan soal pentingnya menjaga persatuan dengan menyiapkan visi politik jangka panjang dan menghindari agenda politik praktis jangka pendek yang hanya mementingkan kepentingan sesaat.

“Kita harus memiliki kesamaan komitmen, dan pandangan mengenai persoalan-persoalan bangsa yang memang harus dihadapi bersama oleh semua kekuatan masyarakat sipil,” ujar Ahab.

“Kita harus  berpandangan sama, bahwa tidak cukup hanya membiarkan proses politik itu terjadi secara pragmatis, kita nyalon, menang, berkoalisi, dan berstrategi saja. Tetapi bagaimana pemilu itu juga harus membawa politik nilai, politik demokrasi yang substantif, sekaligus juga mengutamakan kepentingan bangsa dan negara. Itu semua memerlukan pengawalan, panduan, dan kritik dari kekuatan masyarakat, untuk semua partai,atau para calon pemimpin yang memiliki kepentingan” sambungnya.

Ahab pun berharap para politisi mampu menawarkan langkah-langkah strategis dan praktis dalam menghadapi persoalan keadilan, penegakan hukum yang adil, penegakan HAM, mewujudkan kesejahteraan yang lebih progresif, menyelesaikan perbedaan pandangan politik yang membelah masyarakat.

“Itu harus jadi perhatian semua pihak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ahab Sihabudin menyinggung minimnya gagasan dan moralitas dari para elite jelang Pemilu 2024. Alih-alih membawa gagasan bagaimana cara mewujudkan cita-cita bangsa sesuai pembukaan UUD 1945, para elite menurutnya malah terpaku pada visi-misi individu atau kelompok yang tidak berkorelasi dengan kepentingan rakyat banyak.

“Kita mempunyai kewajiban konstitusional penting bagaimana agar tetap melindungi seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia dan seterusnya. Ini yang mestinya dijabarkan jadi visi misi mereka. Bukan hanya visi misi perorangan atau kontestan itu,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya